Dana Desa belum Cair

Pemkab Aceh Utara belum dapat mencairkan dana desa tahap pertama sebesar 20 persen yang bersumber dari APBN untuk 852 gampong

Dana Desa belum Cair
Acehselatan.com
Ilustrasi 

* Untuk Tahap Pertama di Aceh Uatra

LHOKSUKON – Pemkab Aceh Utara belum dapat mencairkan dana desa tahap pertama sebesar 20 persen yang bersumber dari APBN untuk 852 gampong. Sebab, dari jumlah itu baru 25 desa yang mengajukan Anggaran Pendapatan Belanja Gampong (APBG) ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPM PP dan KB) Aceh Utara.

“Sedangkan batas pencairan dana tahap pertama pada akhir bulan ini. Karena itu, kita harapkan kepada semua keuchik bersama aparat desa supaya segera mempercepat penusunan APBG dan secepatnya mengajukan ke dinas dalam waktu dekat ini,” ujar Plt Kepala DPM PP dan KB Aceh Utara, Mawardi kepada Serambi, Minggu (12/5).

Jika tidak diajukan APBG dalam waktu dekat ini, dikhawatirkan tak dapat dicairkan tahap pertama pada akhir Mei. Karena batas terakhir pencairan tahap pertama sudah ditentukan akhir bulan ini. “Kita sudah menyampaikan kepada keuchik pada Desember 2018 lalu secara tertulis untuk mempersiapkan program,” kata Mawardi.

Sehingga, ketika sudah masuk tahun 2019 mereka sudah mempersiapkan diri, sehingga proses pengajuan dapat disampaikan lebih cepat. “Hasil pantauan kami di lapangan, ternyata Rincian Anggaran Biaya (RAB) belum selesai, ini bisa memakan waktu lama dalam penyusunannya. Makanya mulai Desember sudah kita siapkan, sehingga begitu selesai regulasi dapat segera disampaikan APBG,” katanya.

Disebutkan, untuk menyusun APBG, beberapa aturan yang harus dipedoman oleh keuchik yang sudah dikeluarkan oleh pemkab. Regulasi tersebut antara lain Perbup nomor 18 Tahun 2011 tentang prioritas penggunaan dana desa tahun 2019. Kemudian, Perbup nomor 19 tentang kewenangan gampong berdasarkan hak asal usul dan kewenangan lokal berskala gampong.

Aturan lainnya, kata Mawardi, Perbup nomor 20 tahun 2019 tentang pedoman penyusunan APBG dan Perbup nomor 21 tentang pengelolaan keuangan gampong. “Untuk tahun 2019, jumlah dana yang bersumber dari APBN mencapai Rp 627,9 miliar lebih. Sedangkan dari APBK Aceh Utara Rp 101,4 miliar,” ujar Mawardi.

Disebutkan, jumlah dana desa kali ini yang mendapatkan juga bervariasi. Yakni mulai dari Rp 700 juta sampai dengan Rp 1,6 miliar perdesa.

Baru 25 Desa Ajukan
PADA kesempatan itu, Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPM PP dan KB) Aceh Utara menyebutkan, hingga kini desa yang sudah mengajukan APBG sebanyak 25 gampong dari tiga kecamatan. Masing-masing 10 desa dari Kecamatan Seunuddon, 10 desa di Kecamatan Tanah Luas, dan lima desa lagi di Kecamatan Nibong.

“Jadi, kalau sudah diajukan APBG seperti beberapa desa ini, dalam waktu dekat atau dalam pekan ini sudah langsung dapat dicairkan anggarannya, karena tidak lama lagi prosesnya jika APBG sudah ada,” ujar Mawardi.(jaf)

tentang dana desa

- Dana desa Aceh Utara 2019 Rp 729 miliar lebih bersumber dari APBN Rp 627,9 miliar lebih, sementara APBK Aceh Utara Rp 101,4 miliar

- Dana desa Aceh Utara tahun 2018 mencapai Rp 661,6 miliar yang bersumber dari APBN Rp 562,2 miliar, dan APBK Rp 99,3 miliar

- Sedangkan tahun 2017 Dana Desa Aceh Uatra mencapai Rp 743 miliar bersumber dari APBK Rp 108 miliar, dan APBN Rp 635 miliar

- Jumlah dana desa Aceh Utara Tahun 2016 untuk 852 desa mencapai 627,3 miliar lebih

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved