Hakim Tunda Sidang Kasus Pembunuhan Guru Honorer di Kuta Alam

Terdakwa dijerat melanggar Pasal 340 KUHPidana dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup atau penjara paling lama dua puluh tahun.

Hakim Tunda Sidang Kasus Pembunuhan Guru Honorer di Kuta Alam
SERAMBI/M ANSHAR
POLISI dan jaksa melakukan reka ulang kasus pembunuhan guru honorer di salah satu rumah kos, Kuta Alam, Banda Aceh, Rabu (5/12). 

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Banda Aceh, Selasa (14/5/2019) menunda sidang kasus pembunuhan guru honor bernama Danil Juliansyah di Alimun Kos kawasan Kuta Alam, Banda Aceh, dengan terdakwa Suherman Karo Karo alias Lukmana alias Aluk. 

Semula, sidang tersebut beragendakan pembacaan tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Banda Aceh. 

Namun terpaksa ditunda oleh hakim ketua, Nendi Rusnendi SH, lantaran jaksa mengaku belum siap tuntutan.

Sidang dengan agenda yang sama akan dilanjutkan pada Senin, (20 /5/2019).

Dalam dakwaan, terdakwa dijerat melanggar Pasal 340 KUHPidana dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup atau penjara paling lama dua puluh tahun. 

Sebelumnya diberitakan, warga Kuta Alam dihebohkan dengan penemuan mayat dengan kondisi leher tergorok di Alimun Kos pada Kamis malam, 11 Oktober 2018.

Belakangan diketahui bahwa korban bernama Danil Juliansyah, guru honorer di di SDN 53 Banda Aceh.

Dalam dakwaan disebutkan, korban dan terdakwa berteman sekitar tahun 2012 melalui media sosial Facebook.

Pembunuhan itu terjadi dilatarbelakangi masalah utang-piutang.

Saat ini terdakwa ditahan di Rutan Banda Aceh yang berada di Desa Kajhu, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar.(*)

Baca: Kenakan Jilbab Pemberian Kekasihnya saat Sidang Lanjutan, Vanessa Angel Minta Didoakan Istiqomah

Baca: Mayat Ditemukan di Krueng Aceh Berjenis Kelamin Laki-laki, Sekarang Berada di RSUDZA

Baca: Inna Lillahi Wainna Ilaihi Rajiun, Kabar Duka Datang dari Keluarga Prabowo Subianto

Penulis: Masrizal Bin Zairi
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved