Opini

Mengurikulumkan Bahasa Aceh

Menarik sekali mencermati artikel opini Azwardi (Serambi Indonesia, edisi Senin, 22 April 2019)

Mengurikulumkan Bahasa Aceh
IST
DR. SAMINAN ISMAIL, M.PD, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh

Berkaitan dengan pengembangan bidang pendidikan, hal penting yang mendesak yang perlu menjadi fokus perhatian Pemerintah Kota Banda Aceh, antara lain, meningkatkan kualitas, memperluas askes, mengoptimalkan layanan tata kelola, meningkatkan manajemen dan efesiensi internal, mengimplementasikan pendidikan yang kreatif, inovatif, serta berjiwa kewirausahaan berbasis riset, mengimplementasikan nilai-nilai pendidikan karakter islami, dan budaya berarifan lokal Aceh kepada peserta didik.

Semua ini diharapkan akan menjadi rule model “Kota Gemilang” yang dapat menjadi contoh bagi kabupaten/kota lainnya di Aceh.

Mari sama-sama kita restorasi adat dan budaya Aceh pada kejayaan yang pernah ada sesuai dengan tonggak sejarah yang telah dititahkan oleh endatu kita dahulu dalam konteks kekinian. Terlebih Aceh yang mulia ini merupakan daerah yang memiliki keistimewaan khusus di bidang agama, pendidikan, dan adat istiadat (termasuk bahasa di dalamnya).

Bahasa menunjukkan bangsa. Mate aneuk mupat jirat, gadoh adat ho tamita? Nyang kana beutapapah, meuleumpah sosah tamita laen. Setia, bangga, dan sadar akan bahasa adalah wujud sikap positif terhadap bahasa. E-mail: saminanfis@unsyiah.ac.id

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved