Kantor PA Aceh Barat Disegel

Massa dari Partai Aceh dan Komite Peralihan Aceh (PA/KPA) di Aceh Barat, Selasa (14/5) malam

Kantor PA Aceh Barat Disegel
SERAMBI/RIZWAN
KANTOR PA Aceh Barat yang disegel oleh massa KPA/PA, Selasa malam (14/5). 

* Massa Rusak Kaca Jendela dan Pintu

MEULABOH - Massa dari Partai Aceh dan Komite Peralihan Aceh (PA/KPA) di Aceh Barat, Selasa (14/5) malam, sekira pukul 21.00 WIB mengamuk di Kantor PA yang berlokasi di Jalan Syiah Kuala, Meulaboh. Mereka melancarkan aksi protes serta merusak kaca jendela dan pintu, serta memasang karton bertuliskan “disegel”.

Aksi massa tersebut dilancarkan secara tiba-tiba, dan sempat membuat heboh karena lokasi kantor berada di daerah padat penduduk. Dalam aksi tersebut, massa juga turut mematahkan palang nama Kantor PA Aceh Barat.

Informasi diperoleh Serambi, massa datang sekitar 20 orang lebih langsung menyegel kantor PA, sehingga orang-orang yang berada di dalam kantor terpaksa meninggalkan lokasi karena khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Tgk Mawardi, peserta aksi kepada wartawan mengatakan, mereka melancarkan aksi ini sebagai bentuk kekecewaan terhadap pengurus PA yang kurang peduli kepada mereka. “Selama ini ketua dan pengurus kurang peduli. Kami sangat kecewa,” pungkasnya.

Ia meminta pimpina PA/KPA di Aceh Barat peduli dan tidak mengabaikan mereka. Ia bahkan meminta PA/KPA Pusat untuk ikut turun menyelesaikan persoalan di Aceh Barat. “Kami tidak akan membuka segel itu sebelum ditindaklanjuti,” kata Mawardi unsur dari PA/KPA.

Kasus penyegelan Kantor PA ini sebelumnya juga dikabarkan terjadi di Bireuen. Kantor DWP PA yang terletak di lintasan Jalan Nasional Medan-Banda Aceh, kawasan Meunasah Blang Bireuen, Kamis (9/5) disegel sekelompok orang.

Penyegelan kantor DPW PA itu diduga karena pergesekan antara kubu Caleg DPRA Dapil III Bireuen dari Partai Aceh, yakni antara kubu Tgk Munawar Yusuf dengan H Khalili. Kubu Tgk Munawar tidak menerima kekalahan mereka dan merasa dicurangi sesama partai, sehingga melakukan penyegelan terhadap kantor DPW PA.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PA Aceh Barat, Samsi Barmi yang dikonfirmasi tadi malam mengaku sudah mendapat laporan tentang adanya aksi penyegelan dan pengrusakan Kantor DPW PA.

“Masih kami memantau siapa saja yang melakukan itu,” katanya kepada Serambi, Selasa malam (14/5).

Ia mengaku belum dapat memberikan keterangan banyak dan persoalan ini akan dibahas oleh pengurus dulu. “Nanti kami kabari lagi,” kata Samsi yang Wakil Ketua DPRK Aceh Barat ini.

Terkait adanya aksi penyegelan dan perusakan kantor PA Aceh Barat, sejumlah aparat keamanan juga sudah turun ke lokasi. Selain polisi, juga terlihat sejumlah personel TNI berpakaian preman.

Aparat keamanan terlihat berjaga-jaga di sekitar kantor PA untuk menghindari kemungkinan terjadinya bentrok massa. Hingga pukul 23.00 WIB tadi malam, massa masih terlihat berada di kantor PA tersebut. (riz)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved