Tuntut Tangani Bau Menyengat, Ratusan Warga di Aceh Timur Unjukrasa ke Medco

Akibat bau ini menimbulkan dampak kesehatan bagi masyarakat wilayah operasi, seperti muntah, mual, pusing, dan sesak nafas

Tuntut Tangani Bau Menyengat, Ratusan Warga di Aceh Timur Unjukrasa ke Medco
FOR SERAMBINEWS.COM
Warga wilayah operasional PT Medco E&P Malaka, dari lima gampong, di Kecamatan Indra Makmu, menggelar aksi unjuk rasa ke lapangan migas di CPP Blok A, Gampong Blang Nisam, di kecamatan itu, Rabu (15/5/2019) pagi 

Tuntut Tangani Bau Menyengat, Ratusan Warga di Aceh Timur Unjukrasa ke Medco

Laporan Seni Hendri | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Warga wilayah operasional PT Medco E&P Malaka, dari lima gampong, di Kecamatan Indra Makmu, Aceh Timur menggelar aksi unjuk rasa ke lapangan migas di CPP Blok A, Gampong Blang Nisam, di kecamatan itu, Rabu (15/5/2019) pagi.

Ratusan warga dari Gampong Alue Ie Mirah, Suka Makmu, Julok Rayeuk Utara, Jamboe Lubok, Blang Nisam, dan Bandar Baru itu, menyampaikan orasi didepan pintu gerbang masuk CPP Blok A.

Unjuk rasa ini dilancarkan warga, terkait masih munculnya bau menyengat yang meresahkan warga yang hingga saat ini belum ada penanganan untuk menghilangkan bau tersebut.

Baca: Kasus Pemecatan Para Keuchik, Bupati Aceh Barat Kembali Kalah di PTTUN Medan

Akibat bau ini menimbulkan dampak kesehatan bagi masyarakat wilayah operasi, seperti muntah, mual, pusing, dan sesak nafas.

Dalam aksinya, pengunjuk rasa, menuntut Medco bertanggung jawab untuk menghilangkan bau menyengat yang meresahkan warga sejak beberapa bulan terakhir.

"Kalau memang perusahaan tidak mau mengabulkan tuntutan warga, lebih baik ditutup saja," teriak koordinator aksi, Darwin.

Selain itu, Darwin, juga mendesak pemerintah turun tangan menyelesaikan keluhan warga.

Baca: BREAKING NEWS - Pangdam IM Terima 12 Pucuk Senjata Bekas Konflik dari Warga, Ini Jenisnya

Selain menyampaikan tuntutan dengan berorasi. Warga juga menyampaikan tuntutan di spanduk yang telah bertuliskan aspirasi warga.

Sebelumnya, PT Medco merilis tanggapan tentang persoalan tersebut. Mereka mengatakan bahwa terkait bau ini
PT Medco E&P Malaka terus berkoordinasi dengan instansi terkait dalam penanganan laporan warga tentang adanya bau di sekitar wilayah operasi.

Manager Field Relations Blok A Medco E&P Malaka Dedi Sukmara dalam keterangannya mengatakan, terkait adanya laporan terbaru tentang kemunculan bau dari warga, pada Senin (13/5/2019), Perusahaan telah mengirimkan pekerja ahli ke wilayah Blang Nisam untuk melakukan pengecekan laporan tersebut.

Baca: Gagal Operasi, Bayi Bocor Jantung Asal Ladong Aceh Besar, Meninggal Dunia di RSCM Jakarta

Selain itu, tim medikal Perusahaan juga telah berkoordinasi dengan puskesmas setempat untuk menindaklanjuti informasi warga.

Sebelumnya, informasi ini juga telah diteliti oleh pihak Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) dan tim dari Pemerintah Aceh melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral pada, 27-29 April, di desa sekitar wilayah operasi.

"Dari hasil pengecekan, ditemukan beberapa fakta, yaitu kadar udara dalam batas aman dan tidak ditemukan gas beracun yang terdeteksi oleh alat multi gas detector," jelas Dedi Sukmara. (*)

Penulis: Seni Hendri
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved