Desak Warga Melayu Lebih Berkerja Keras, Mahathir: Mereka Mayoritas, tapi Mereka Lemah

Mahathir juga mendesak agar orang Melayu mau berjuang atau selama hidup akan berada dalam bayang-bayang komunitas etnis

Desak Warga Melayu Lebih Berkerja Keras, Mahathir: Mereka Mayoritas, tapi Mereka Lemah
PM Malaysia Mahathir Mohamad saat berdiskusi di Universitas Chulalongkorn, Bangkok, Kamis (25/10/2018). (AFP/LILLIAN SUWANRUMPHA) 

SERAMBINEWS.COM - Bulan Mei ini ditandai sebagai hari yang sangat penting bagi Malaysia, khususnya bagi pemerintahannya.

Sebab, di bulan Mei inilah tepat satu tahun Malaysia dipimpin oleh Perdana Menteri Mahathir Mohamad.

Selama setahun memimpin, Mahathir sangat menyoroti etos kerja warga melayu yang merupakan warga mayoritas di Malaysia.

Baca: Terkait Polemik Kematian Ratusan Petugas KPPS, Polisi Akan Periksa Dokter Ani Hasibuan

Dia mendesak mereka agar berhenti mengharapkan pemberian dan justru harus bekerja lebih keras.

"Ya mereka adalah mayoritas. Tapi mereka lemah," katanya dalam wawancara dengan stasiun TV RTM1, Rabu (8/5/2019).

"Lemah dalam ekonomi, lemah dalam pola pikir politik," ujarnya.

Baca: Mengandung Bakteri meningitis, Ini Bahaya Tersembunyi dari AC Mobil

"Mereka adalah mayoritas, tapi mereka membagi diri dalam empat partai yang justru menjadi partai minoritas dan butuh bantua dari pihak lain," imbuhnya.

Melansir Straits Times, ucapan Mahathir itu merujuk pada empat partai berbasis ras Melayu yakni Partai Pribumi bersatu Malaysia dan Partai Amanah Negara yang berada dalam koalisi Pakatan Harapan.

Sementara pada kubu oposisi, terdapat Partai Umno dan Partai Islam SeMalaysia (PAS).

Mahathir juga mendesak agar orang Melayu mau berjuang atau selama hidup akan berada dalam bayang-bayang komunitas etnis lain seperti China dan India.

Halaman
12
Editor: Fatimah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved