Pelajar dan Mahasiswa Ditangkap Polisi karena Jadi Admin Grup Porno di Facebook

Ketiga orang yang ditangkap itu adalah, YR (16) pelajar SMA yang menjadi admin grup Gowa Together di Facebook.

Pelajar dan Mahasiswa Ditangkap Polisi karena Jadi Admin Grup Porno di Facebook
facebook 

SERAMBINEWS.COM, MAUMERE - Kasus ini hendaknya jadi pelajaran bagi Anda yang menjadi administrator (admin) grup di media sosial.

Selalulah bijak dalam mengelola setiap postingan dan konten yang akan dibagikan ke media sosia, termasuk layanan berbagi pesan di handphone, seperti WhatsApp, LINE, dan lainnya.

Diberitakan Pos Kupang, aparat Polres Sikka, Nusa Tenggara Timur, pada Rabu (15/5/2019) menangkap tiga orang admin grup yang menyebarkan konten-konten porno di Facebook dan Whatsapp.

Ketiga orang yang ditangkap itu adalah, YR (16) pelajar SMA yang menjadi admin grup Gowa Together di Facebook.

Grup ini dibuat pada 1 Maret  2019 dan telah memiliki 5.100 anggota.

Baca: Doa 10 Hari Kedua Bulan Ramadhan, Boleh Dibaca untuk Mendapatkan Ampunan!

Baca: KPU Plenokan Rekapitulasi Suara dari Aceh

Perbincangan di grup seputar hal-hal yang berbaut porno dan seks.

Dua lainnya, yakni AGG (23), mahasiswa perguruan tinggi di Maumere dan GL (18) pelajar SMA.

Kedua orang ini mengelola grup Main Berani di Facebook yang diikuti 200 warganet.

Kapolres Sikka, AKPB Rickson Situmorang, mengatakan, polisi membekuk tiga admin dari dua grup pornografi tersebut.

Keterangan YR kepada penyidik Tipiter Polres Sikka, kata Rickson Situmorang, terdapat empat admin yang mengelola grup Gowa Togther, yaitu DV dan GU, pelajar SMA di Kota Maumere, serta EL dan PE yang baru tamat SMA.

Halaman
1234
Editor: Amirullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved