Breaking News:

Ramadhan 1440 H

Bolehkah Salat Idul Fitri Sendirian? Berikut Pendapat Ahli Fikih

Mungkin ada yang kesulitan mendapatkan jamaah karena sejumlah alasan, semisal sakit, musafir, piket wajib bagi ahli medis atau polisi.

Editor: Zaenal
For Serambinews.com
Tgk Mustafa Husen Woyla, Sekretaris TASTAFI Banda Aceh, Jubir ISAD dan FPI, Guru Darul Ihsan Abu Hasan Krueng Kalee 

Alasannya karena salat ied termasuk salat tambahan (nafal) yang dibolehkan dikerjakan seperti juga salat gerhana. 

Juga imam An-Nawawi (w. 676 H) salah satu ulama besar dalam mazhab Asy-Syafi'iyah abad ketujuh hijriyah merajihkan pendapat yang membolehkan salat id dilakukan seorang diri.

Berikut petikan ibarahnya sebagaimana tertuang di kitabnya, Al-Majmu' Syarah Al-Muhadzddzab :

Sedangkan hukum apakah disyariatkan salat Ied bagi budak, musafir, wanita dan orang yang sendirian di rumahnya atau di tempat lainnya, ada dua pendapat. Tetapi yang lebih sahih dan lebih masyhur kepastian bahwa itu memang disyariatkan bagi mereka.”

Baca: Beda Waktu Beda Pahala, Ini Kumpulan Pahala Shalat Tarawih dari Malam Pertama Ramadhan Hingga Akhir

Haruskah Ada Khutbah?

Jika mengikuti pendapat ulama yang membolehkan salat Ied sendirian, lalu, haruskah ada khutbahnya?

Salat id berbeda dengan salat Jumat yang mana khutbah menjadi salah satu rukun salat, di dalam salat id khutbah itu hukumnya hanya sunnah dan bukan kewajiban apalagi rukun.

Sehingga ada atau tidak ada khutbah dalam rangkaian salat id, tidak pernah menjadi masalah. 

Imam An-Nawawi melanjutkan dalam keterangannya sebagai berikut :

Dan bila (khutbah) ditinggalkan hukum salatnya tetap sah. Dalam pandangan mazhab bila seseorang mengerjakan salat Ied sendirian tanpa khutbah hukumnya sah dan itu merupakan pendapat jumhur.”

Baca: Detik-detik Aktor Arnold Schwarzenegger Ditendang dari Belakang saat Sapa Fans, Lihat Videonya

Semoga dengan sedikit coretan ini, hendaknya bermanfaat bagi umat Islam yang hendak merayakan kemenangan dalam bentuk ibadah salat dan menemukan sejumlah kendala dalam pelaksanaan, kiranya ini menjadi sedikit acuan.

Bukan ini dijadikan patokan tidak ke luar id karena boleh salat sendirian.

Jadi, salat id bukan sekedar tradisi orang awam ghafilun jahilun (awam lalai dan tak berilmu) yang terangkum dalam narit madja Aceh tentang seumbahyang ureung jahe (salat orang tidak berilmu)

"Seumbahyang wajeb uroe jumat, seumbahyang sunat uroe raya" (Salat wajib hari jumat, salat sunat hari raya)

Wassalamu

*) Penulis adalah, Sekretaris TASTAFI Banda Aceh, Jubir ISAD dan FPI, Guru Darul Ihsan Abu Hasan Krueng Kalee. Juga aktif mengamati bumoe singet.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved