Abdya Anggarkan Rp 14,6 M untuk THR

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Pemkab Abdya) sudah menyediakan anggaran tunjangan hari raya (THR) untuk 3.315 PNS

Abdya Anggarkan Rp 14,6 M untuk THR
SERAMBINEWS.COM/ZAINAL ARIFIN M NUR
Ilustrasi tunjangan hari raya (THR). 

BLANGPIDIE - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Pemkab Abdya) sudah menyediakan anggaran tunjangan hari raya (THR) untuk 3.315 PNS di daerah itu sebesar Rp 14,6 miliar. Namun, pencairan anggaran THR itu masih menunggu evaluasi Perbup yang sudah diserahkan kepada Biro Hukum Sekretaris Daerah Provinsi (Setdaprov) Aceh.

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Abdya, Mussawir SSos MSi yang dihubungi Serambi, Minggu (19/5), menjelaskan, pembayaran THR kepada PNS diatur dengan Peraturan Bupati (Perbup). Ketentuan ini sesuai dengan Pasal 10 ayat (2) Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2019 yang telah direvisi, beberapa waktu lalu. Pasca revisi PP Nomor 36 dan PP Nomor 35 Tahun 2019 tentang gaji bulan ke-13, Tim Asistensi Pemkab Abdya segera menyusun Perbup tentang THR dan Perbup tentang gaji bulan ke-13. “Kedua rancangan Perbup tersebut sudah tuntas, malah sudah diserahkan kepada Biro Hukum Setdaprov Aceh untuk ditelaah,” terangnya.

Mussawir menjelaskan, setelah ditelaah oleh Gubernur Aceh, maka kedua Perbup tersebut menjadi payung hukum untuk pencairan THR dan gaji bulan ke-13 kepada 3.315 PNS jajaran Pemkab Abdya. “Jadi, pencairan THR PNS ini menunggu selesainya telaah Perbup oleh Gubernur. Kita upayakan dibayar pada 24 Mei mendatang atau 10 hari sebelum Idul Fitri,” ujarnya.

Ia menegaskan, Pemkab Abdya sangat siap membayar THR serta gaji bulan ke-13 kepada seluruh PNS. Kesiapan itu, dikarenakan sudah disediakan dana dalam APBK Abdya 2019 berjumlah Rp 29,2 miliar, masing-masing untuk THR sebesar Rp 14,6 miliar dan gaji bulan ke-13 sejumlah Rp 14,6 miliar.

Gaji ke-13
Lebih Lanjut, Kepala BKD Abdya, Mussawir memaparkan, meskipun anggaran sudah tersedia, pencairan gaji bulan ke-13 tidak dilakukan berbarengan dengan THR, tapi akan dilaksanakan pada Juli mendatang. Hal ini sesuai dengan pernyataan Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani yang menyatakan, kalau gaji bulan ke-13 dibayar pada awal Juli 2019, bersamaan dengan dimulainya tahun ajaran baru 2019/2020. Sebab, gaji bulan ke-13 memang dipersiapkan untuk membantu kebutuhan pendidikan tahun ajaran baru.(nun)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved