Bupati Aceh Jaya Apresiasi Desakan YARA Usut Kasus Korupsi

Bupati Aceh Jaya T Irfan TB, mengapresiasi Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) yang mendesak pihak kepolisian untuk menyelesaikan kasus dugaan korupsi

Bupati Aceh Jaya Apresiasi Desakan YARA Usut Kasus Korupsi
SERAMBINEWS.COM/RISKI BINTANG
Bupati Aceh Jaya, T Irfan TB 

Bupati Aceh Jaya Apresiasi Desakan YARA Usut Kasus Korupsi

Laporan Riski Bintang | Aceh Jaya

SERAMBINEWS.COM, CALANG – Bupati Aceh Jaya, T Irfan TB, mengapresiasi Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) yang mendesak pihak kepolisian untuk menyelesaikan kasus dugaan korupsi yang terjadi di Kabupaten yang ia pimpin saat ini.

Menurutnya, pihaknya sangat mendukung upaya-upaya pemberantasan dan pencegahan korupsi di lingkup pemerintah Kabupaten Aceh Jaya, agar menjadi pemerintahan yang bersih dan sehat dari praktik yang merugikan masyarakat serta negara tersebut.

“Atas Nama Pemerintahan dan pribadi saya sangat mendukung upaya - upaya pemberantasan dan pencegahan korupsi,” jelasnya kepada Serambi. Senin (20/5/2019)

Ia mengaku pihaknya juga banyak dimintai data baik oleh aparat penegak hukum maupun LSM untuk mencegah dan memberantas tindakan korupsi di Aceh Jaya.

"Hal itu juga sudah kami sampaikan kepada beberapa SKPK untuk kooperatif dengan memberikan data," tegas Irfan

Baca: Buka Puasa Bersama Pemkab Aceh Besar, Diisi Tausyiah Ramadhan

Baca: BBPOM Periksa 32 Jenis Penganan Berbuka Puasa di Lhokseumawe, Ini Hasilnya

Baca: Anggota DPRK Subulussalam Beberkan Bukti Dugaan Perselingkuhan Istrinya, Ada Video Pengakuan

Menurutnya, saat ini pemerintah Aceh Jaya juga sudah memerintahkan Aparatur Pengawas Internal Pemerintah (APIP) untuk selalu melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kinerja di jajaran pemerintahnya.

"Karena semua data itu diberikan melalui APIP," ujar Irfan

Terkait beberapa dugaan penyelewengan dana desa di Aceh Jaya, pihak pemerintah sudah menginstruksikan Inspektorat untuk segera melakukan audit.

"Saya atas nama Pemkab siap memberikan data apapun bila ada indikasi penyalahgunaan kewenangan baik data tahun berjalan maupun tahun-tahun yang lalu," tutup Irfan.(*)

 

Penulis: Riski Bintang
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved