Breaking News:

Dua Tahanan Kabur Masih Diburu

Hingga saat ini, Tim Gabungan Petugas Lapas dan Polres Bener Meriah masih memburu dua tahanan yang kabur dari Rutan Kelas Dua II

NET
Ilustrasi 

REDELONG - Hingga saat ini, Tim Gabungan Petugas Lapas dan Polres Bener Meriah masih memburu dua tahanan yang kabur dari Rutan Kelas Dua II B Bener Meriah, Selasa (14/5). Dua lainnya telah berhasil ditangkap tak lama setelah kabur.

“Dua dari empat tahanan sudah berhasil kita tangkap pada Selasa (14/5) silam. Kini, kita bersama pihak kepolisian masih melakukan pencarian kepada dua tahanan yang masih kabur,” kata Kepala Rutan, Baharuddin, kepada Serambi, Minggu (19/5).

Walau sedang berusaha mencari dua tahanan yang masih kabur itu, lanjutnya, aktivitas di rutan masih berjalan seperti biasa.

Ia menceritakan, pelarian empat tahanan kabur memalui bilik napi nomor 18 terjadi saat hendak melaksanakan sholat Dzuhur. “Tahanan lain mengarah menuju mushala sementara keempat tahan ini langsung kabur setelah mengergaji besi ventilasi, yang sudah dilakukan semenjak sepakan. Untuk gergaji masih kita selidiki asalnya dari mana,” jelas Baharuddin.

Disebutkanya, tahanan kabur dengan memanjat tembok rutan mengunakan jaring badminton. “Jaring net tersebut sudah lama tidak terpasang dan rusak, kami duga sengaja diamankan oleh pelaku dan baru digunakan pada saat kabur kemarin,” jelasnya.

Lebih lanjut ia menceritakan, saat para tahanan kabur petugas lapas sedang mengawasi tahanan lainnya di mushala karena saat itu sedang shalat Dzuhur. Namun, ketika tahanan lainnya sedang shalat, ternyata tahanan yang berada di bilik 18 tidak ditemukan, sehingga pihaknya langsung mencari dan diketahui bilik 18 kosong. Petugas pun curiga dan langsung mencari tahanan.

“Saya akan berusaha menanamkan kepedulian kewaspadaan kepada petugas agar merela terus menerus melakukan pengawasan,” terangnya.

Ia menambahkan, Rutan kelas II B Bener Meriah baru beroprasional 2018, dan dihuni sebanyak 111 tahanan, dengan dijaga 8 petugas, termasuk di dalamnya sarpras. “Dengan jumlah petugas sebenarnya masih cukup, namun dari segi pengalaman petugas harus mendapat sedikit perlatihan lagi. Kendati demikian petugas kami sangat profesional dalam menjalankan tugas, karena mereka baru lulus dalam penerimaan CPNS tahun lalu,” ujar Baharuddin.(c51)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved