PT Noor Laporkan Penggelapan Mobil

Humas PT Noor Annisa Kemikal Meulaboh, Aceh Barat membuat laporan penggelapan mobil ke Polres setempat, pekan lalu

PT Noor Laporkan Penggelapan Mobil
ist
Inilah daun ganja kering seberat 9,9 Kilogram yang diamankan polisi Sat Resnarkoba Polres Agara. 

* Terkait Mobil Perusahaan Tertangkap Angkut Ganja di Banten

MEULABOH - Humas PT Noor Annisa Kemikal Meulaboh, Aceh Barat membuat laporan penggelapan mobil ke Polres setempat, pekan lalu. Pengaduan ini terkait mobil mereka yang memuat bahan berbahaya dan beracun (B3) ditangkap Badan Narkotika Nasional (BNN) di Cilegon, Banten karena mengangkut ganja seberat 300 kilogram.

Kapolres Aceh Barat, AKBP Raden Bobby Aria Prakasa SIK, melalui Kasat Reskrim, Iptu M Isral SIK kepada Serambi, Minggu (19/5), mengatakan, pihaknya baru sebatas menerima laporan pada pekan lalu, dari Humas PT Noor Annisa Kemikal di Meulaboh. “Humas itu mengaku bahwa itu mobil mereka yang digelapkan,” katanya.

Dijelaskan Kasat Reskrim, terkait laporan perusahaan tersebut, pihaknya akan membahas lebih lanjut pada Senin (20/5) hari ini, dengan Satnarkoba, termasuk berkoordinasi dengan BNN. “Kami pelajari dulu. Apakah laporan itu bisa ditindaklanjuti atau tidak. Sebab, kasus itu kini ditangani oleh BNN,” ujarnya.

Warga Meulaboh
Berdasarkan informasi yang diperoleh Serambi dari sejumlah sumber di Meulaboh menjelaskan, dua dari tiga warga yang ditangkap BNN di Cilegon, Banten merupakan warga Meulaboh, Aceh Barat yakni pria DH dan J. Bersama dengan ganja, BNN juga mengamankan mobil dengan pelat A 9401 ZA jenis truk box 120PS yang disebut-sebut milik warga Meulaboh.

Namun, terhadap identitas lengkap kedua warga itu hngga kini masih belum terungkap. Kasus penangkapan warga Aceh dalam kasus membawa ganja sebanyak 300 kilogram tujuan Jakarta itu masih dalam pengembangan pihak BNN.

BNN Amankan Tiga Orang
Sementara itu, seperti dikutip dari Tribunnews.com, Kamis (16/5), Badan Narkotika Nasional (BNN) menggagalkan upaya penyelundupan ganja seberat 300 kilogram dari Aceh melalui jalur darat dengan tujuan Cilegon, Banten. Dari jaringan ini, BNN mengamankan tiga orang tersangka yaitu DH, M, dan J. Penangkapan berawal dari adanya informasi masyarakat tentang pengiriman ganja dari Aceh ke Banten. Setelah dilakukan penyelidikan, Jumat (10/5), BNN menangkap DH di sebuah hotel di daerah Cilegon, Banten. Petugas BNN selanjutnya menggeledah mobil box dan ditemukan 10 karung plastik berisi ganja kering seberat 300 kilogram. Ganja tersebut disembunyikan di antara karung limbah medis B3. Dari keterangan DH, barang itu direncanakan akan diserahkan kepada penerima berinisial M di depan hotel tersebut. Keesokan hari atau Sabtu (11/5), petugas mengamankan M dan J sesaat setelah dilakukan serah terima barang tersebut.

Seluruh tersangka dan barang bukti kemudian dibawa ke kantor BNN untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Para tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (2) junto Pasal 132 ayat (1) dan Pasal 111 ayat (2) junto Pasal 132 ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal yakni hukuman mati atau penjara seumur hidup.(riz)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved