Antre Premium Masih Berlanjut

Antrean untuk mendapatkan premium di sejumlah SPBU di Banda Aceh dan Aceh Besar

Antre Premium Masih Berlanjut
SERAMBI/HERIANTO
SEPEDA motor dan mobil dan mobil ngantri beli bahan bakar premium di SPBU Lung Bata, Banda Aceh, Senin (20/5) pukul 17.30 WIB.

* Permintaan Meningkat Selama Ramadhan

BANDA ACEH - Antrean untuk mendapatkan premium di sejumlah SPBU di Banda Aceh dan Aceh Besar masih terjadi. Antrean untuk mendapatkan bahan bakar itu tidak saja dilakukan oleh pengemudi mobil, tapi juga para pengendara sepeda motor pada pagi hari, siang, dan menjelang buka puasa serta seusai shalat tarawih.

Tingginya minat penggunaan premium di tingkat masyarakat menyebabkan permintaan bahan bakar itu naik selama bulan Ramadhan, mencapai 15.000 liter/hari.

Kepala Pimpinan Cabang Pertamina Banda Aceh, Awan Rahardjo mengatakan, selama Ramadhan penyaluran premium ke Stasiun Pompa Bahan Bakar Umum (SPBU) di Aceh mengalami kenaikan sebesar 3 persen atau sekitar 15.000 liter/hari. Padahal sebelum bulan puasa penyalurannya hanya sekitar 501 kilo liter (501.000 liter) per hari. Begitu memasuki bulan Ramadhan naik menjadi 516 kilo liter/hari, atau naik sebesar 3 persen.

“Naiknya permintaan premium karena aktivitas transportasi selama Ramadhan tetap tinggi. Hal itu bisa dilihat setiap ada pembukaan penjulan premium di SBPU, antrean panjang mobil dan sepeda motor tetap terjadi,” katanya kepada Serambi, Senin (20/5).

Awan menambahkan, salah satu penyebabnya tingginya permintaan premium karena harganya lebih rendah dari beberapa jenis BBM lainnya. Harga premium di SPBU Rp 6.150/liter, sementara harga pertalite Rp 7.650/liter dan pertamax Rp 9.800/liter. “Perbedaan harga yang sangat mencolok itu, kemungkinan yang membuat sebagian pemilik mobil dan sepeda motor, mau antre untuk membeli bensin ketimbang beli pertalite atau pertamax,” ujarnya.

Namun Awan Rahardjo memperkirakan pada masa mudik nanti, permintaan pertalite dan pertamax akan naik signifikan. Kenaikannya bisa di atas 10 persen. Warga yang mudik tak mungkin mengantre premium di SPBU karena terlalu lama. Sejumlah SPBU di lintas jalan nasional umumnya lebih mau menyetok partalite lebih banyak, pada musim mudik bulan depan.

Sementara untuk solar, tambah Awan Rahardjo, permintaannya pada musim mudik bisa turun 10 persen. Hal ini disebabkan, tujuh hari sebelum lebaran dan tujuh hari setelah lebaran, truk-truk pengangkut nonkebutuhan pokok, sudah dilarang beroperasi, dengan alasan agar tidak membuat kemacetan di berbagai ruas jalan nasional.

Namun begitu, pihaknya tetap menyediakan solar dalam jumlah besar. Stok di Depo Pertamina sementara ini sebanyak 12.431 kilo liter, cukup untuk penyaluran 11 hari ke depan. Stok premium sebanyak 7.435 Kl, cukup untuk 10 hari penyeluran ke depan, sedangkan pertalite 3.881 kilo liter, cukup untuk 6 hari ke depan. Minggu ini akan ada penambahan stok lagi untuk kebutuhan sampai 16 hari ke depan.

Pertamax stoknya 6.088 kilo liter, cukup untuk penyaluran 9 hari ke depan, dan stok bahan bakar yang aling banyak adalaha minyak tahan 412 kilo liter cukup untuk penyaluran 39 hari ke depan.

Sementara itu, Ketua Hiswanamigas Aceh, Faisal Budiman mengatakan, suplai premium ke SPBU-nya di Leungbata dari Depo Pertamina di Krueng Raya, masih lancar dan setiap hari dikirim 8 ton atau 8.000 liter.

Jadwal penjualan premium, selama bulan puasa, hampir sama seperti hari biasa dan tergantung jadwal pengirimannya. Kalau dikirim siang hari pada pukul 14.00 WIB, sore hari pukul 17.00-18.00 WIB, dibuka penjualannya. “Jika pada sore hari belum habis, penjualan akan dilanjutkan setelah shalat tarawih atau pagi besoknya,” ujar Faisal Budiman.

Dijelaskan, selama bulan puasa tidak ada penambahan kuota premium. Penambahan pernah dilakukan Pertamina pada masa menjelang pilpres dan pileg. Sesekali ditambah 8 ton menjadi 16 ton. Kalau ada tambahan kuota premium, jadwal penjualan premium jadi lebih lama, karena stoknya banyak. Tapi sejak puasa, belum ada penambahan dan mungkin ditambah jelang mudik lebaran nanti.(her)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved