Dukung Aksi 22 Mei, GNKR Aceh akan Gelar Demonstrasi Selama Dua Hari di Banda Aceh

Sejumlah massa yang menamakan dirinya Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat (GNKR) Provinsi Aceh akan melaksanakan demonstrasi dua hari di Banda Aceh.

Dukung Aksi 22 Mei, GNKR Aceh akan Gelar Demonstrasi Selama Dua Hari di Banda Aceh
For Serambinews.com
Ketua Relawan Prabowo Presiden (RPP) Aceh yang juga Ketua Don Muzakir, saat mendampingi Cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno yang mengunjungi Aceh pada Selasa (20/11/2018). 

Laporan Masrizal | Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Sejumlah massa yang menamakan dirinya Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat (GNKR) Provinsi Aceh akan melaksanakan demonstrasi selama dua hari di Banda Aceh. 

Demo dalam rangka memberikan dukungan terhadap aksi 22 Mei di Jakarta itu sudah mengantongi izin dari polisi.

Ada dua tempat yang menjadi sasaran demo yaitu, Kantor Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Aceh di Gampong Emperom Kecamatan Jaya Baru pada Selasa (21/5/2019) dan esoknya pada Rabu (22/5/2019) berlangsung di Bundaran Simpang Lima, Banda Aceh.  

Koordinator GNKR Provinsi Aceh, Don Muzakir kepada Serambinews.com, Senin (20/5/2019) mengatakan bahwa aksi itu sebagai bentuk solidaritas dan memberi dukungan terhadap aksi 22 Mei yang berlangsung di Jakarta.

Baca: VIDEO - Sebut Kecurangan Massif Pada Pilpres 2019, Massa Demo Panwaslih Aceh

Baca: Pendemo Kantor Panwaslih Aceh Sebut Rakyat Merasa Ditipu atas Kecurangan Pilpres

Baca: Massa Demo Kantor Panwaslih Lhokseumawe, Minta Capres/Cawapres 01 Didiskualifikasi

Pada aksi besok dan lusa, Muzakir memperkirakan tidak banyak massa yang hadir.

“Pada hari pertama tanggal 21 Mei, kita demo dengan massa yang tidak terlalu banyak karena hanya menyerahkan surat desakan saja ke Panwaslih Aceh. Pada tanggal 22 Mei, baru demo di Simpang Lima, di sana akan kita kerahkan massa lebih maksimal, etimasi massa 1.000 oranglah,” katanya.  

Tidak banyaknya massa yang melakukan aksi besok dan lusa, menurut Muzakir karena sebagiannya sudah berangkat ke Jakarta melalui jalur darat sejak seminggu lalu.

Massa yang berdemo dalam dua hari itu, hanya perwakilan dari oragnisasi yang ada di Banda Aceh dan Aceh Besar saja.

Muzakir mengungkapkan, tidak banyak tuntutan yang akan disampaikan dalam aksi nanti.

Mereka hanya mendesak Panwaslih Aceh mengeluarkan rekomdendasi untuk Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI agar diproses segala bentuk kecurangan Pemilu dan Pilpres 2019.

“Banyak kecurangan yang kita lihat. Tim kami dari pendukung 02 menemukan beberapa kecurangan yang terjadi di seluruh Indonesia. Kalau di Aceh tidak begitu banyak kecurangan. Bawaslu aja kemarin merekomendasi masalah Situng KPU, tapi KPU diam-diam aja,” ujar dia. (*)

Penulis: Masrizal Bin Zairi
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved