Pelanggar Lalu Lintas Diceramahi Ustaz

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Aceh Utara selalu memiliki ide menarik dalam mengedukasi masyarakat

Pelanggar Lalu Lintas Diceramahi Ustaz
IST
PULUHAN pelanggar lalu lintas diceramahi ustad yang disediakan Satlantas Polres Aceh Utara, Sabtu (18/5). 

LHOKSUKON – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Aceh Utara selalu memiliki ide menarik dalam mengedukasi masyarakat untuk keselamatan dalam berlalulintas di jalan raya. Kali ini, Sabtu (18/5), Satlantas Polres bekerjasama dengan Bhayangkari Cabang Aceh Utara menghadirkan ustaz untuk menceramahi puluhan pengguna jalan yang ditemukan melanggar lalu lintas di depan Pos Lantas Lhoksukon.

Biasanya pengguna jalan yang melanggar lalu lintas yang terjaring dalam razia langsung ditindak petugas. Kemudian, diberikan bukti pelanggaran lalu lintas (tilang). Namun, berbeda yang dilakukan kali ini Satlantas Polres Aceh Utara dalam suasana Ramadhan. Pengguna jalan yang tertangkap melanggar lalu lintas kemudian dikumpulkan di satu lokasi bersama pelanggar lainnya.

Petugas menyediakan kursi merah kepada semua pelanggar lalu lintas. Tak lama kemudian, Ustaz Junaidi dari Lhokseumawe naik ke podium guna memberikan ceramah dan imbauan terkait tertib berlalulintas. Sontak saja, para pelanggar menunduk wajah karena malu, karena disaksikan pengguna jalan lain yang melintasi kawasan itu.

Namun, sebagian masih ada yang tertawa, dan sebagian lainnya menyimak tausiah dari Ustadz Junaidi dengan seksama. “Kelengkapan kenderaan bermotor seperti SIM, STNK dan helm kegunaanya untuk pengendera itu sendiri. Karena itu, ke depan kita harapkan tertib berlalu lintas bukan karena polisi, tapi karena Allah SWT,” pesan Ustaz Junaidi.

Kapolres Aceh Utara, AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Kasatlantas Iptu Sandy Titah Nugraha kepada Serambi menyebutkan, kegiatan ini merupakan wujud tindakan nyata dari kepolisian akibat tingginya angka pelanggaran saat bulan ramadhan. Oleh sebab itu, Kasat Lantas bersama petugas ingin memberikan reward and punishment bagi pelanggar yang tertib dan melanggar.

“Pemberian sanksi sosial terhadap pelanggar dengan pendekatan agama diharapkan lebih diterima oleh masyarakat Aceh yang menjunjung tinggi syariat islam. Ia berharap ke depan masyarakat bisa lebih tertib dan menurunya angka kecelakaan di wilayah hukum Polres Aceh Utara,” pungkasnya.(jaf)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved