Penyebar Video Ma'aruf Amin Berpakaian Siterklas Divonis 7 Bulan Penjara 

Sidang yang dipimpin hakim ketua Azhari, bersama hakim anggota Sulaiman dan Kasim dimulai sekitar pukul 11.45 WIB.

Penyebar Video Ma'aruf Amin Berpakaian Siterklas Divonis 7 Bulan Penjara 
SERAMBINEWS.COM/SAIFUL BAHRI
Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Lhokseumawe dalam sidang pamungkasnya, Selasa (21/5/2019) menvonis Safwan, 7 bulan penjara. Terdakwa terbukti pelaku penyebaran video Calon Wakil Presiden (Cawepres) 01, Ma’aruf Amin yang mengucapkan selamat natal dan menggunakan pakaian mirip sinterklas. 

Laporan Saiful Bahri | Lhokseumawe 

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Lhokseumawe dalam sidang pamungkasnya, Selasa (21/5/2019) menvonis Safwan,  terdakwa dalam perkara penyebaran video Calon Wakil Presiden (Cawepres) 01, Ma’aruf Amin yang mengucapkan selamat natal dan menggunakan pakaian mirip sinterklas.

Terdakwa divonis hukuman tujuh bulan penjara.

Sidang yang dipimpin hakim ketua Azhari, bersama hakim anggota Sulaiman dan Kasim dimulai sekitar pukul 11.45 WIB.

Dalam ruangan sidang kali ini terlihat lebih ramai, yakni dari keluarga dan kerabat terdakwa.

Saat sidang dimulai, maka majelis hakim langsung membacakan putusan.

Dimana hakim sempat menguraikan secara singkat fakta-fakta yang terungkap selama persidangan.

Sehingga pada kesimpulannya menyatakan kalau terdakwa terbukti secara sah dan dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana tanpa hak menebarkan informasi yang menimbulkan rasa kebencian.

Sehingga terdakwa pun divonis dengan hukuman tujuh bulan penjara, dipotong selama masa tahanan.

Baca: Penyebar Video Ma’ruf Berpakaian Sinterklas Dituntut 10 Bulan Penjara, Ini Tanggapan Pengacaranya

Baca: Sidang Perkara Penyebaran Video Ma’ruf Amin Berpakaian Mirip Sinterklas Ditunda, Ini Penyebabnya

Baca: Jaksa Hadirkan Tiga Saksi Penyebar Video Ma’ruf Amin Berpakaian Mirip Sinterklas

Atas putusan tersebut, JPU dan kuasa hukum terdakwa menyatakan pikir-pikir apakah menyatakan banding ataupun tidak.

Sebelumnya, dalam dakwaan JPU pada persidangan pertama, dijelaskan, terdakwa pada 24 Desember 2018, mengdownload video dari sebuah akun facebook tentang sosok Ma’ruf Amin mengucapkan selamat natal, serta menggunakan baju/atribut pelaksanaan natal menyerupai Sinterklas.

Selanjutnya, video berdurasi 13 detik tersebut diedit dan digabungkan dengan video ceramah Habib Assegaf tentang larangan mengucapkan selamat natal oleh orang muslim.

Lalu, video yang sudah digabungkan tersebut diupload oleh terdakwa ke akun youtube atas nama DS Youtube, dengan judul, “Ma’aruf Amin Resmi Menjual Imam Demi Jabatan”.

Selanjutnya, pada 26 Desember 2019, terdakwa pun ditangkap tim Polres Lhokseumawe, untuk proses hukum lanjutan.

Sedangkan dalam proses sidang yang berlangsung di PN Lhokseumawe, JPU pun menuntut terdakwa dengan hukuman 10 bulan penjara. (*)

Penulis: Saiful Bahri
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved