Ada Korban Jiwa Pascademo Bawaslu, Amien Rais: Saya Nangis tapi Marah, Kapolri Harus Tanggung Jawab

Amien Rais mengaku sedih soal isu jatuhnya korban tewas pada aksi 22 Mei yang digelar di Jakarta.

Ada Korban Jiwa Pascademo Bawaslu, Amien Rais: Saya Nangis tapi Marah, Kapolri Harus Tanggung Jawab
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional Amien Rais bersama sejumlah tokoh mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Senin (29/10/2018). Amien Rais mendatangi KPK untuk meminta KPK tak tebang pilih dalam menindak dan menuntaskan sejumlah perkara. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

SERAMBINEWS.COM - Amien Rais mengaku sedih soal isu jatuhnya korban tewas pada aksi 22 Mei yang digelar di Jakarta.

Dari keterangan Amien Rais, sebanyak tiga peserta aksi dinyatakan tewas pada aksi, Rabu (22/5/2019) dini hari.

Tiga peserta aksi tersebut, menurut Amien, tertembak peluru dari anggota kepolisian yang mengamankan aksi 22 Mei.

Tampak ditemani sang menantu dan sejumlah relawan BPN Prabowo-Sandi.

Ia tampak mengenakan pakaian berwarna putih dengan kopiah putih.

Lewat sebuah video yang diunggah di Instagram @amienraisofficial, Amien pun meminta kepada Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian untuk bertanggung jawab atas hal itu.

Ia menyebut pihak kepolisian telah bertindak ugal-ugalan.

"Saudara-saudaraku saya menangis, saya betul-betul sedih tapi juga marah," kata Amien.

"Bahwa polisi-polisi, saya kira yang berbau PKI telah menembak umat Islam secara ugal-ugalan," lanjutnya.

Amien pun berharap Kapolri bertanggung jawab atas insiden ini.

Halaman
1234
Editor: faisal
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved