Makanan Kedaluwarsa Disita

Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Kota Langsa

Makanan Kedaluwarsa Disita
SERAMBI/ZUBIR
PETUGAS gabungan Diskoperindakop dan UKM Langsa serta pihak terkait lainnya, Selasa (21/5)saat melakukan pemeriksaan makanan dan minuman di salah satu ruko penjuakan di Pasar Langsa. 

* Disperindagkop Sidak Pasar Langsa

LANGSA - Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Kota Langsa, menemukan seratusan lebih makanan dan minuman kadaluarsa (expired) berbagai merk. Makanan itu masih dijual oleh sejumlah pedagang di Pasar Langsa, padahal tidak layak konsumsi lagi.

Kadisperindagkop dan UKM Kota Langsa, Drs Zulhadisyah MSP, yang memimpin langsung sidak, Selasa (21/5) mengatakan, tim yang mengelar pemeriksaan atau sidak makanan dan minuman menemukan sejumlah barang dagangan yang tidak layak konsumsi.

“Dari 15 tempat usaha di kawasan Pasar Langsa yang kita sidak, tim menemukan masih ada penjual makanan dan minuman ringan yang tidak layak lagi untuk dikomsumsi yaitu habis masa berlakunya atau expired,” ujarnya. Dia mengatakan petugas akan segera memusnahkan barang yang disita dan pedagang diminta untuk tidak menjual yang sudah kadaluarsa.

Dirincikan, makanan kadaluarsa yang disita terdiri dari, wafer Tango (vanilla), wafer tango (wafel), wafer tango (chese), wafer tango strawberry, good time, roma sanwich, kripik tortilla, chitato, nutriboost, dan roti deluxe.

Sedangkan minuman ringan yaitu, kopika botol (coffe latte) milky moo susu frisian flag (cocopanda), ex gool, cola, soya milk drink, susu omela, susu cap enak, creakers, susu frisian flag, kopiko, coffe latte, kopi naga sanghie, unifresh, kratingdaeng, kopi sultra, grass jelly drink, minuman cincau dan kopi kapal api.

“Sidak ini melibatkan tim Dinkes, Polres Langsa dan Satpol PP/WH, untuk melindungi masyarakat dari makanan berbahaya,” sebutnya. Sedangkan Pemko Langaa meminta pedagang agar tidak meperjualbelikan makanan dan minuman yang tidak layak dikonsumsi oleh masyarakat,

Jika masih ditemukan pedagang memperjualbelikan barang expired, maka akan diambil tindakan sesuai hukum yang berlaku. “Kepada instansi terkait untuk mencabut izin usaha pedagang yang telah berulang kali mejajakan makanan dan minuman kadaluarsa, karena telah berulang kali diingatkan. Tindakan pedagang nakal ini sangat membahayakan maayarakat,” tutup Zulhadisyah.(zb)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved