Mie Kuning di Bireuen Mengandung Boraks, Termasuk Ini

dari 38 sampel makanan atau jajanan yang diuji itu, mie kuning yang banyak mengandung boraks

Mie Kuning di Bireuen Mengandung Boraks, Termasuk Ini
SERAMBINEWS.COM/FERIZAL HASAN
Petugas dari Badan Pemeriksaan Obat dan Makanan (BPOM) Aceh, menemukan mie kuning yang mengandung boraks, di Pusat Jajanan Berbuka, Jalan Langgar Square Bireuen, Selasa (21/5/2019) sore. 

Mie Kuning di Bireuen Mengandung Boraks, Termasuk Ini

Laporan Ferizal Hasan | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Petugas dari Badan Pemeriksaan Obat dan Makanan (BPOM) Aceh, menemukan mie kuning yang mengandung boraks, di Pusat Jajanan Berbuka, Jalan Langgar Square Bireuen, Selasa (21/5/2019) sore.

Temuan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh Wakil Bupati Bireuen Muzakkar A Gani dengan memberi pembinaan kepada pedagang yang menjual mie kuning mengandung boraks.

Kepala BPOM Aceh, Drs Zulkifli APt kepada Serambinews.com, mengatakan, hasil uji pangan takjil di Bireuen, jumlah sampel 38 sampel yang disampling di 4 lokasi terpisah yaitu Pasar Matang, Pasar Cureh, Pasar Lama Bireuen, dan Pasar Jajanan Berbuka  di Jalan Rel Kereta Api Bireuen.

Baca: Ada Kapal Induk Charles De Gaule Milik Perancis Dekat Perairan Aceh, Apa Misinya?

"Dari 38 sampel yang diuji, 16 diantaranya mengandung bahan berbahaya boraks yaitu pada mie kuning sebanyak 11 sampel dan pada kerupuk tempe 5 sampel," sebut Zulkifli.

Sebutnya, dari 38  sampel makanan atau jajanan yang diuji itu, mie kuning yang banyak mengandung boraks. 

"Kami menemukan 11 sampel mei kuning yang kami beli di Pasar Matang Geulumpangdua dan Kota Bireuen, setelah diuji laboratorium oleh petugas kami, positif mengandung boraks yang sangat membahayakan kesehatan masyarakat yang mengkonsumsinya,” terang Zulkifli. 

Baca: Massa dari Arah Tanah Abang Melawan Saat Dibubarkan Paksa, Lempar Batu dan Kembang Api ke Polisi

Tambahnya, bukan hanya mie kuning umumnya yang ditemukan mengandung boraks, tapi diduga pada putu bambu dan chanil juga mengandung boraks.

"Dalam waktu jangka panjang, jika kita mengkonsumsi boraks bisa menyebabkan kanker, ginjal dan hati," pungkas Zulkifli. 

Jangan Jual yang mengandung boraks 

Wakil Bupati Bireuen Muzakkar A Gani dan pihak dinas terkait, yang ikut turun memantau proses pemeriksaan makanan atau penganan berbuka puasa di Bireuen.

Baca: Ini Penjelasan Polisi Tentang Isu Santri Blokade Jembatan Suramadu Jawa Timur pada 22 Mei 

“Temuan BPOM Aceh yang mengatakan mie kuning mengandung boraks segera kita tindak lanjutinya," tegas Wabup.

Katanya, tahap awal pedagang yang menjual mie mengandung boraks dibina agar tidak mengulangi lagi hal yang sama.

"Kami minta kepada seluruh pedagang mie kuning maupun pedagang penganan berbuka puasa di seluruh Bireuen atau di 17 kecamatan agar tidak menjual makanan yang mengandung boraks maupun zat kimia lainnya, ” tegas wabup.(*)

Baca: Polri Masih Mengecek Enam Korban Tewas, Bantah Tembak Pengunjuk Rasa dan Gunakan Peluru Tajam

Penulis: Ferizal Hasan
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved