Pelaku Ekonomi Diminta Bumikan Ekonomi Syariah  

Wali Kota Banda Aceh yang juga Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Aceh, Aminullah Usman

Pelaku Ekonomi Diminta Bumikan Ekonomi Syariah   
FOR SERAMBINEWS.COM
Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman 

BANDA ACEH - Wali Kota Banda Aceh yang juga Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Aceh, Aminullah Usman menegaskan, para pelaku ekonomi harus bekerja keras membumikan ekonomi syariah di Aceh. Hal ini disampaikannya pada acara buka puasa bersama MES Aceh, KWPSI, IIBF dan ASBISINDO Aceh, Senin (20/5) di kediaman Dirut Bank Aceh Syariah, Haizir Sulaiman di Gampong Meunasah Manyang, Aceh Besar.

Sebagai provinsi yang diberi kewenangan menerapkan syariat Islam. katanya, sudah sepatutnya sistem perekonomian di Aceh sesuai dengan nilai-nilai Islam. Dengan populasi mayoritas muslim, sistem ekonomi syariah harus membumi di Aceh. Karenanya lembaga keuangan, seperti bank, pegadaian, asuransi dan organisasi seperti MES, KWPSI, IIBF dan ASBISINDO Aceh harus terus berkontribusi sesuai fungsinya masing-masing dalam mewujudkan sistem ekonomi syariah di Aceh.

Menurut mantan Dirut Bank Aceh ini, sejak diberlakukannya syariat Islam di Aceh, sektor muamalah seperti ekonomi syariah masih butuh perhatian. Karenanya dia minta para pelaku ekonomi untuk berperan dan berkontribusi terhadap kemajuan sistem ekonomi syariah di Aceh.

Dikatakan, semua pihak patut bersyukur dimana Kota Banda Aceh telah ditetapkan sebagai kota terbaik di Indonesia dalam penanganan konflik sosial. Penghargaan sebagai kota dengan penanganan konflik terbaik di Indonesia diserahkan Menkopolhukam, Wiranto kepada Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman pada 16 Mei lalu di Jakarta.

“Prestasi ini harusnya menjadi modal bagi kita. Kita perlu terus mempromosikan bahwa Banda Aceh ini sangat aman dan nyaman bagi investasi yang kemudian berdampak pada pertumbuhan ekonomi,” kata Aminullah dan berharap Aceh bisa menjadi leader sistem ekonomi syariah di Indonesia. Sistem ekonomi syariah di Aceh harus menjadi contoh bagi daerah lain.(aji)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved