Petugas BNNK Galus Tangkap Kakak Beradik Terduga Bandar Sabu di Blangkejeren

Selanjutnya kasus penangkapan tersebut dikembangkan dan petugas berhasil mengamankan adik ipar tersangka bersama barang bukti (BB) lainnya.

Petugas BNNK Galus Tangkap Kakak Beradik Terduga Bandar Sabu di Blangkejeren
google.com
Ilustrasi 

Laporan Rasidan | Gayo Lues

SERAMBINEWS.COM, BLANGKEJEREN - Dua tersangka kakak beradik diduga bandar sabu di kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues (Galus) ditangkap petugas Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK), tersangka diamankan petugas di rumahnya di Desa Bukit Blangkejeren.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Serambinews.com, penangkapan seorang perempuan diduga bandar sabu di Blangkejeren ini diamankan bersama barang bukti sabu 38 paket.

Selanjutnya kasus penangkapan tersebut dikembangkan dan petugas berhasil mengamankan adik ipar tersangka bersama barang bukti (BB) lainnya.

Kepala BNNK Galus, Zulkarnaen didampingi Dantim Berantas Aipda Khaidir Rida, kepada Serambinews.com, Rabu (22/5/2019) mengatakan, dua tersangka bandar sabu di Blangkejeren ditangkap di rumahnya di desa Bukit pada Minggu 19 Mei lalu sekira pukul 01.00 WIB.

Baca: 157 Peserta MTQ Hifzil Quran Gayo Lues Sudah Mendaftar, Ini Jadwal Pelaksanaannya

Kedua tersangka kakak beradik itu ditangkap secara terpisah setelah kasus itu dikembangkan oleh petugas.

"Awalnya tersangka bandar sabu ditangkap dirumahnya Marina (26) diamankan bersama BB sabu sebanyak 38 paket yakni 26 paket (bungkus) kecil seberat 20,03 gram dan 12 bungkus besar sabu seberat 57,19 gram, petugas juga mengamankan barang bukti berupa uang Rp 5 juta dan alat timbangan dari tersangka," sebutnya.

Baca: Komunitas Japs Bradstyle Tambal Jalan Rusak di Gayo Lues

Setelah dilakukan pengembangan kasus tersebut, petugas kembali meringkus adik ipar tersangka Marina yakni Ifan (26) di desa yang sama.

Dari tangan tersangka Ifan petugas menemukan satu paket kecil sabu seberat 0,22 gram bersama bong (alat penghisap) dan kaca pirek.

"Kini kedua tersangka kakak beradik bandar dan pengedar sabu bersama barang bukti tersebut telah diserahkan ke BNN Provinsi Aceh untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut," sebutnya. (*)

Penulis: Rasidan
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved