Suzuya akan Hadir di Pasar Atjeh Baru

Pusat pembelanjaan Suzuya Mal akan hadir di Pasar Atjeh Baru yang berlokasi di Jalan Diponegoro, Banda Aceh

Suzuya akan Hadir di Pasar Atjeh Baru
SERAMBI/BUDI FATRIA
PEKERJA merenovasi lantai tiga Gedung Pasar Atjeh baru, untuk digunakan sebagai mal tempat pembelajaan, di Banda Aceh, Selasa (21/5). 

BANDA ACEH - Pusat pembelanjaan Suzuya Mal akan hadir di Pasar Atjeh Baru yang berlokasi di Jalan Diponegoro, Banda Aceh. Kehadiran mal ini akan menambah outlet Suzuya di Banda Aceh yang sebelumnya sudah ada di Seutui, dan Pasar Atjeh.

“Target tahun ini seluruh Pasar Atjeh baru sudah terisi. Selama ini kosong dan Pemerintah Kota Banda Aceh harus membayar sewa sebesar Rp 4 miliar per tahun. Saat ini yang sudah menyewa VFS Tasheel yang melayani rekam data biometrik jamaah haji,” kata Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman kepada Serambi, Selasa (21/5).

Dikatakan, pada tahun ini di lantai 3 Pasar Atjeh Baru sedang direnovasi untuk dibuka mal pelayanan publik, sementara yang lebihnya akan disewa oleh Suzuya. Ia berharap ke depan Pasar Atjeh tersebut akan lebih produktif, termasuk di lantai 4 akan difungsikan sebagai parkir roda empat.

Aminullah menjelaskan, kehadiran Suzuya di Pasar Atjeh Baru bertujuan untuk menambah tempat pembelanjaan yang selama ini sudah ada di Banda Aceh. “Sehingga tidak terkonsentrasi pada satu tempat, dan akan mengurangi kemacetan di Banda Aceh dengan adanya tempat belanja di beberapa tempat,” katanya.

Ia menambahkan, Kepala Pasar Atjeh dengan pihak Suzuya sudah menandatangani kontrak untuk pembangunan mal di Pasar Atjeh Baru. “Kita hari ini (kemarin-red) sudah tanda tangan kontrak dengan Suzuya yang dilakukan oleh Kepala Pasar Atjeh,” ujarnya.

Setelah penandatanganan kontrak itu, maka pihak Suzuya akan sedikit merenovasinya dan langsung beroperasi. “Bagi pedagang disitu (Pasar Atjeh Baru), tidak perlu khawatir, semakin banyak orang kesitu maka akan semakin banyak yang beli. Tidak semua orang tertuju ke mal, seperti di kota-kota besar antaranya di Tanah Abang dan Mangga Dua, mal-nya besar tapi banyak orang berjualan disitu laku keras sehingga bisa menghidupkan perekonomian yang lain,” kata Wali Kota Banda Aceh.

CEO Suzuya, Aldes Mariono yang dikonfirmasi Serambi secara terpisah mengatakan Suzuya yang akan dibangun di Pasar Atjeh Baru konsepnya tidak berbeda jauh dengan yang di Seutui. Namun karena di Pasar Atjeh Baru space-nya kecil, sehingga dibuat lebih spesifik agar ada perbedaan dengan Suzuya Mall Seutui.

“Kalau di Seutui lebih lengkap karena space-nya juga lebih luas. Sementara di Pasar Atjeh Baru ini kita sewa sebagian di lantai dua, jadi nanti kita berkantor disana, dan konsep yang dibuat juga lebih unik,” jelasnya.

Sedangkan untuk permainan anak-anak, dikatakan Aldes, hal itu tidak memungkinkan karena space yang terbatas, sehingga hanya dijadikan sebagai pusat pembelanjaan.

“Setelah Lebaran Idul Fitri kita mulai planning, rehab dan secepatnya kalau terkejar Lebaran Haji sudah harus siap. Sehingga nanti di Banda Aceh menjadi tiga outlet Suzuya, yaitu di Seutui, Pasar Atjeh, dan Pasar Atjeh Baru sehingga akan menambah lapangan kerja, PAD, dan aset-aset Pemko juga tidak terlantar,” sebutnya.

Aldes menambahkan dipilihnya Pasar Atjeh Baru karena lokasinya strategis dan Suzuya sudah 20 tahun lebih yang pertama masuk ke Banda Aceh, sehingga sudah menguasai market di ibu kota provinsi Aceh.(una)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved