Hasil Observasi Kadar Udara di Indra Makmu Dibawa ke Laboratorium IPB

Observasi pengukuran kadar kualitas udara di Kecamatan Indra Makmu, Aceh Timur, dilakukan selama tiga hari (20-23/5/2019).

Hasil Observasi Kadar Udara di Indra Makmu Dibawa ke Laboratorium IPB
Serambinews.com
Ratusan warga dari Kecamatan Indra Makmu, unjuk rasa ke gedung DPRK Aceh Timur di Idi Rayeuk, Senin (20/5/2019). 

Laporan Seni Hendri | Aceh Timur 

SERAMBINEWS.COM, IDI – General Manager Medco E&P Malaka Susanto, mengatakan observasi pengukuran kadar kualitas udara di Kecamatan Indra Makmu, Aceh Timur, dilakukan selama tiga hari (20-23/5/2019).

“Seluruh data hasil observasi yang dilakukan selama tiga hari ini akan dibawa ke laboratorium agar hasilnya dapat segera diketahui,” ungkap Susanto, dalam siaran pers yang diterima, Serambinews.com, Kamis (23/5/2019).

Susanto mengatakan, observasi pengukuran kadar kualitas udara di desa sekitar area kerja PT Medco E&P Malaka, Aceh Timur, itu dilakukan oleh Tim Pusat Kajian Sumber Daya Pesisir dan Lautan – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Institut Pertanian Bogor (PKSPL-LPPM IPB).

Pada Senin (20/5/2019), setelah selesai memediasi tuntutan pendemo dengan Medco, di gedung DPRK, akhirnya, anggota DPRK bersama Muspika, keuchik dan tokoh-tokoh masyarakat lain, turun ke lapangan menyaksikan langsung pemasangan alat pemantau kualitas udara di dekat Masjid Baitul Hidayah, Gampong Alue Ie Mirah, Indra Makmu oleh tim IPB.

“Kami mohon kesabaran semua pihak agar tim ini dapat mengolah data hasil pemantauan,” harap Susanto.

Dalam obervasi kemarin, jelas Susanton, tim juga mewawancari sejumlah warga. Hasil wawancara tersebut, akan dijadikan sebagai input dalam menganalisa hasil observasi teknis kualitas udara.(*)

Baca: Belum Ada Solusi Terkait Bau Busuk, Warga Indra Makmu Unjuk Rasa ke DPRK Aceh Timur

Baca: Tim Akademi IPB Teliti Sumber Bau di CPP Blok A, GM PT Medco Minta Masyarakat Bersabar

Baca: Anggota DPRA Bertemu Kepala BPMA Bahas Bau Gas di Lingkar Tambang Medco

Baca: Barang-barang di Pendopo Wali Kota Subulussalam Hilang, Nilainya Ditaksir Hampir Rp 1,5 Miliar

Penulis: Seni Hendri
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved