Jauhkan Anak dari Menonton Kerusuhan atau Kecelakaan, Begini Dampak yang Akan Ditimbulkan

Anak-anak ini sebagian besar berada di dekat orang tua dan tampak seperti sengaja menonton aksi 22 Mei.

Jauhkan Anak dari Menonton Kerusuhan atau Kecelakaan, Begini Dampak yang Akan Ditimbulkan
ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN
Polisi mengamankan pendemo yang rusuh di Jalan KS Tubun, Jakarta, Rabu (22/5/2019). Bentok terjadi setelah massa dipukul mundur dari kericuhan di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (21/5/2019) malam. (ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN) 

Berbeda dengan orang dewasa yang mengerti bahwa peristiwa kerusuhan adalah hal negatif, anak-anak cenderung sulit memproses dan mengartikan sebuah peristiwa.

Apa yang dilihat oleh anak, itulah yang mereka ingat.

"Karena kemampuan mereka mengartikan emosi juga masih terbatas, jadi memang anak kecil sebaiknya jangan diberikan kesempatan untuk melihat hal-hal ekstrem karena mereka akan susah mengartikan apa yang dilihat dan itu akan dimaknai negatif sama anak," ujar Amel.

Hal yang mengkhawatirkan lainnya menurut Amel, anak-anak bisa saja menganggap hal ekstrem yang dilihat adalah hal lumrah karena mereka mendapat "izin" dari orangtua untuk melihatnya.

"Bisa saja, saat sudah dewasa mereka menganggap bahwa menyelesaikan masalah dengan memukul orang selesai." imbuh dia.

Oleh karena itu, Amel berpesan untuk menjauhkan anak dari hal-hal mengerikan seperti kejadian kecelakaan atau kerusuhan.

"Meski orangtua tidak terlalu aware apa yang dilihat anak akan berdampak di masa depan, setidaknya pikirkan keselamatan anak," tegas Amel.

Baca: Kamis Dinihari, Polisi Kembali Tangkap 30 Terduga Pelaku Rusuh di Pontianak

Baca: Kapolri, Wiranto hingga Adian Napitupulu Jadi Target Penculikan dan Pembunuhan

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Soal Orangtua Ajak Anak Nonton Kerusuhan, Begini Efeknya Menurut Ahli".

Editor: Zaenal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved