Ketika Cuaca Panas Disarankan Konsumsi Makanan Kaya Serat Saat Berbuka dan Sahur

Tidak terasa umat muslim sudah berada pada pertengahan bulan Ramadhan, dan untuk memaksimalkan amalan di bulan suci ini sudah seharusnya umat muslim..

Ketika Cuaca Panas Disarankan Konsumsi Makanan Kaya Serat Saat Berbuka dan Sahur
SERAMBINEWS.COM/MAHYADI
Para pedagang makanan berbuka berjualan beragam jenis makanan di Halaman Komplek Pasar Inpres, Takengon, Aceh Tengah. 

Ketika Cuaca Panas Disarankan Konsumsi Makanan Kaya Serat Saat Berbuka dan Sahur

Laporan Mawaddatul Husna | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Tidak terasa umat muslim sudah berada pada pertengahan bulan Ramadhan, dan untuk memaksimalkan amalan di bulan suci ini sudah seharusnya umat muslim memiliki kondisi kesehatan yang prima.

"Agar seluruh proses ibadah yang dijalankan berjalan lancar meskipun cuaca sekarang sering panas, maka kita harus jeli dalam mengatur asupan cairan dan makanan disaat malam hari pas waktu berbuka hingga sahur," kata dr Teuku Ona Arief yang juga Dokter BNN Kota Banda Aceh kepada Serambinews.com, Kamis (23/5/2019)

Dikatakan, hal itu agar saat dalam kondisi berpuasa tidak mudah merasa lemas dan tetap bisa fokus dengan kegitan sehari-hari.

Dokter Ona menambahkan yang perlu diperhatikan dengan kondisi cuaca seperti sekarang ini adalah saat malam hari minumlah air sebanyak dua liter atau setara dengan 8 gelas, karena kebutuhan cairan tubuh manusia sebanyak 40 cc per kilogram berat badan.

Sementara saat berbuka dan makan sahur baiknya konsumsi makanan yang kaya serat, seperti karbohidrat kompleks yang terdapat pada nasi merah, gandum, sereal, singkong, dan ubi.

"Makanan tinggi serat ini akan berdampak baik pada kebugaran tubuh," kata dokter yang juga bertugas di Rumah Sakit Pertamedika Ummi Rosnati Banda Aceh.

Ia juga menyarankan sebaiknya makan sahur dekat dengan waktu imsak, dan kurangi makanan yang pedas untuk kenyamanan lambung.

Baca: Viral Wanita Bercadar Bawa Ransel Saat Aksi 22 Mei, Dipukul Mundur Polisi dengan Gas Air Mata

Baca: Momen Terakhir Anak-anak Berkumpul dan Melihat Ustaz Arifin Ilham, Panjatkan Doa dan Dzikir

Baca: Jadwal Perempat Final Piala Sudirman 2019 - Mampukah Indonesia Hadapi Kekuatan Chinese Taipei?

Selanjutnya, lakukan latihan fisik ringan yang frekuentif dan berdurasi 30 menit di area yang sejuk, serta bagi yang bekerja dianjurkan tidur istirahat siang sekitar 30-60 menit ditempat yang nyaman.

Cuaca yang panas juga cenderung membuat tubuh terasa gerah, kekurangan energi, dan kekurangan cairan (dehidrasi) serta menurunkan kadar gula dalam tubuh.

Selain mengkonsumsi makanan yang kaya serat, dianjurkan juga untuk mengosumsi sayuran dan buah-buahan yang kaya cairan seperti semangka, jeruk, anggur, air kelapa dan strawberry.

"Sehingga tubuh tidak lemas dan bisa menunaikan ibadah puasa seharian, meskipun sedang menjalankan aktivitas seperti biasa," kata dr Teuku Ona Arief yang merupakan Wakil Ketua Bidang Sport Medicine KONI Aceh dan  Dokter Tim Sepak Bola Persiraja Banda Aceh. (*)

Penulis: Mawaddatul Husna
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved