Baitul Mal Serahkan Sertifikat Tanah Wakaf ke Kantor Kemenag Nagan Raya

Baitul Mal Kabupaten Nagan Raya menyerahkan sedikitnya 13 sertifikat tanah wakaf ke Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nagan Raya, Jumat (24/5/2019)..

Baitul Mal Serahkan Sertifikat Tanah Wakaf ke Kantor Kemenag Nagan Raya
SERAMBINEWS.COM/SA'DUL BAHRI
Kepala Baitul Mal Nagan Raya, M Kasem Ibrahim menyerahkan serifikat tanah wakaf kepada Kepala Kementerian Agama Nagan Raya, Drs H Amiruddin di kantor Kemenag, Komplek Perkantoran Suka Makmue, Jumat (24/5/2019). 

Baitul Mal Serahkan Sertifikat Tanah Wakaf ke Kantor Kementerian Agama Nagan Raya

 

Laporan Sa’dul Bahri | Nagan Raya

 

SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE – Baitul Mal Kabupaten Nagan Raya menyerahkan sedikitnya 13 sertifikat tanah wakaf ke Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nagan Raya, Jumat (24/5/2019). Sertifikat tanah wakaf tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Baitul Mal Nagan Raya M Kasem Ibrahim yang diterima oleh Kepala Kantor Kementerian Agama setempat Drs Amiruddin Husen.

Sementara dari 319  titik tanah wakaf, 200 diantaranya sudah bersertifikat yang dilakukan secara bertahap termasuk 13 serti fikat yang diserahkan pada Jumat kemarin.

“Saat ini kita bekerjasama dengan Baitul Mal Nagan Raya dan semua pembuatan sertifikat tanah wakaf dibiayai oleh Baitul Mal yang dialokasikan dari anggaran infaq dan shadaqah,” jelas Amiruddin Husen kepada Serambinews.com, Jumat (24/5/2019).

Disebutkan, tanah wakaf tersebut yang terdapat di ratusan titik dengan berbagai bentuk di antaranya tanah wakaf untuk masjid, pesantren dan tempat pendidikan lainnya di daerah itu.

Baca: Zakat Fitrah Dalam Bentuk Uang di Nagan Rp 33 Ribu Per Jiwa

Baca: Lokasi Berburu Takjil Ini Disulap jadi ‘Pasar Kaget

Baca: Perampok Mobil Kepala SMP Diringkus, Begini Kronologisnya

Sertifikasi semua tanah wakaf itu sebagai salah satu program Kementerian Agama yang saat ini sedang dijalankan, namun dalam hal tersebut Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nagan Raya bekerjasama dengan Baitul Mal  setempat.

Dijelaskan, semua sertifikat tanah wakaf disimpan di Kantor Kementerian Agama, sedangkan fotokopi diberikan ke desa dan tempat pendidikan, hal itu untuk menghindari terjadinya penyalah gunaan. Sehingga dengan disimpannya sertifikat tanah wakaf di Kemenag tidak ada tanah yang jadikan borok. (*)

Penulis: Sa'dul Bahri
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved