Intensifkan Razia, Petugas Satpol PP akan Sita Mercon dan Petasan di Banda Aceh

Petugas Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah akan mengintensifkan razia mercon dan petasan di sejumlah kawasan di Banda Aceh.

Intensifkan Razia, Petugas Satpol PP akan Sita Mercon dan Petasan di Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM/SAIFUL BAHRI
ILUSTRASI -- Sejumlah Personil Satpol PP Kota Lhokseumawe, Senin (31/12/2018) malam sekitar pukul 21.30 WIB atau jelang pergantian tahun 2018 ke tahun 2019, melakukan razia di tempat penjual kembang api di pusat kota. 

Laporan Eddy Fitriady | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Petugas Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) akan mengintensifkan razia mercon dan petasan di sejumlah kawasan di Banda Aceh, menyusul maraknya perdagangan barang terlarang itu menjelang Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah.

Tak hanya menertibkan pedagang, personel Satpol PP dan tim gabungan juga akan menyita barang dagangan berupa mercon dan petasan tersebut.

Hal itu ditegaskan Kepala Satpol PP dan WH Banda Aceh, M Hidayat kepada Serambinews.com, Sabtu (25/5/2019).

Menurutnya, mercon dan petasan semakin banyak diperjualbelikan di sejumlah titik keramaian dan pusat kecamatan.

“Tak sedikit pemuda yang menyalakan mercon saat masyarakat sedang menjalankan ibadah tarawih di masjid dan meunasah. Ini jelas-jelas mengganggu kenyamanan dan kekhusyukan beribadah,” kata dia.

Untuk menanggulangi masalah tersebut, lanjut Hidayat, Satpol PP akan menggencarkan razia bersama kepolisian di sejumlah kawasan di Banda Aceh.

Baca: Diduga Api dari Mercon, Usaha Gorengan Milik Warga di Jeulingke Terbakar

Baca: Menjelang Puasa, Forkopimda Aceh Tamiang Ingatkan Larangan Asmara Subuh dan Petasan

Baca: Jelang Ramadhan, Polisi Diminta Razia Mercon di Perbatasan

“Jika kedapatan mercon itu akan kami sita," katanya.

Maka dari itu, sebelum pedagang telanjur mengorder banyak, kami imbau jangan menjual barang terlarang itu karena akan ada razia atau sidak dalam waktu dekat ini,” tegasnya.

Saat ditanya apakah semua jenis mercon dilarang untuk diperjualbelikan, Kasatpol PP menyebut hanya barang yang tidak berbahaya saja yang diperbolehkan. 

“Kalau kembang api dan sejenisnya, yang tidak berbunyi dan tidak meledak itu ya tidak masalah. Asalkan ada orang dewasa yang memantau saat dimainkan oleh anak-anak,” jelas Hidayat

Di samping itu, Satpol PP dan WH Banda Aceh selama bulan puasa ini juga menertibkan pedagang ikan yang berjualan di tempat yang tidak semestinya, gelandangan, serta penjual nasi pada siang hari. (*)

Penulis: Eddy Fitriadi
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved