Breaking News:

Idul Fitri 1440 H - Ketika 50 Anak Yatim dan Dhuafa di Pidie Berbelanja Baju Lebaran

Saat ada anak yang mencoba, anak-anak lainnya tampak membantu mengancingi atau merapikan baju di badan temannya.

Penulis: Zainal Arifin M Nur | Editor: Zaenal
For Serambinews.com
50 Anak yatim dan dhuafa di Kabupaten Pidie berbelanja baju lebaran bersama Sahabat Dhuafa dan Pidie mengajar di Kota Sigli, Kamis (23/5/2019). 

Berbagi Kebahagiaan

Pendiri Sahabat Dhuafa Pidie, Said Safwatullah melalui pesan Whatsapp kepada Serambinews.com mengatakan, Lembaga Sahabat Dhuafa dan Pidie Mengajar, mengajak sebanyak 50 anak yatim dan dhuafa untuk berbelanja baju lebaran Idul Fitri 1440 H.

Kegiatan berbelanja bersama dengan anak yatim dan dhuafa di Pidie itu diselenggarakan oleh Sahabat Dhuafa dari donasi sejumlah donatur.

Kegiatan dipusatkan di kota Sigli, Kamis (23/5/2019).

Aktifis Sahabat Dhuafa Pidie Mengajar memakaikan baju baru kepada anak-anak yatim dan dhuafa yang ikut dalam belanja bareng, di Kota Sigli, Kamis (23/5/2019).
Aktifis Sahabat Dhuafa Pidie Mengajar memakaikan baju baru kepada anak-anak yatim dan dhuafa yang ikut dalam belanja bareng, di Kota Sigli, Kamis (23/5/2019). (For Serambinews.com)

Dia mengatakan, tujuan belanja bersama yang di selenggarakan oleh Sahabat Dhuafa dan Pidie Mengajar, agar anak yatim dan dhuafa merasa senang.

“Belanja bersama memang program kami di Sahabat Dhuafa dan Pidie Mengajar setiap bulan Ramadhan, tujuannya agar anak yatim dan dhuafa merasa senang,” kata Said Safwatullah.

Baca: ‘Baitul Asyi’ dan Filantropi Para Haji

Baca: Salut dengan Gerakan Filantropi, Bupati Kunjungi Rumah Anak Asuh SADaR Pidie

"Mereka tidak perlu lagi bersedih hati, karena kini sudah punya baju baru dan celana baru, sebagaimana yang dimiliki anak lainnya yang memiliki ayah-bunda," ujar Said.

Said Safwatullah mengatakan, jumlah peserta belanja bareng ini mengalami peningkatan dibandingkan dari tahun sebelumnya yang hanya 30 orang.

Dikatakan Said, umumnya peserta dari belanja bersama ini merupakan anak yatim nonpanti asuhan, atau yang tinggal dengan ibu mereka yang janda.

Anak-anak ini berasal dari kecamatan Indrajaya, Mutiara Timur, Pidie, Grong grong, Mila, dan Kota Sigli.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved