Jambret Beraksi di Gandapura Sasar Suami Istri, Dapat Perlawanan Pelaku Gagal Rebut Tas Korban

Dalam perjalanan itu, ada satu sepeda motor berjalan satu arah jenis Yamaha Vixion di belakang mereka agak jauh di belakang.

Jambret Beraksi di Gandapura Sasar Suami Istri, Dapat Perlawanan Pelaku Gagal Rebut Tas Korban
SERAMBINEWS.COM/YUSMANDIN IDRIS
Marlina (33) korban jambret saat berada di RS Telaga Bunda, Bireuen. 

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Aksi jambret semakin meresahkan. Kali ini dua pelaku menggunakan Yamaha Vixion beraksi di ruas jalan nasional kawasan Gandapura, Bireuen sekitar pukul 21.00 WIB, Sabtu (25/0/2019) menimpa pasangan suami istri yang sedang pulang dari Lhokseumawe ke Bireuen.

Korban berhasil mempertahankan tasnya, namun sepeda motor jatuh dan pasangan suami istri serta anaknya mengalami luka parah menjalani perawatan di Puskesmas Gandapura, kemudian dirujuk ke RS Telaga Bunda, Bireuen.

Kapolres Bireuen AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK MSi melalui Kapolsek Gandapura, Ipda Melisa STrK didampingi Kasubag Humas Polres Bireuen, Ipda Kasdin kepada Serambinews.com, Minggu (26/05/2019) mengatakan, kedua korban bernama Ircham Saputra (34) dan istrinya bernama Marlina (33) serta seorang anak. Mereka adalah warga Desa Mon Geudong, Banda Sakti, Pemko Lhokseumawe.

Baca: Nikahi Putri Tunggal Panglima TNI, Irfan Hakim Kini Dikaruniai Anak Kelima

Baca: Samsung dan Erajaya Group Gelar Galaxy Land Pertama di Indonesia

Baca: Surat Terbuka Istri Penulis Buku Jokowi People Power yang Dibawa Amien Rais,Keluarga Keberatan

Petistiwa itu terjadi di jalan nasional kawasan Desa Geurugok, Gandapura.

Menyangkut kronologis kejadian, saat itu korban dengan sepeda motor Yamaha Mio Soul BL 6703 ZL pulang dari Lhokseumawe.

Istrinya duduk di belakang menggunakan tas rajut dari kain warna coklat.

Dalam tas tersebut berisi satu HP Android, dompet dan uang sekitar Rp 2 juta.

Dalam perjalanan itu, ada satu sepeda motor berjalan satu arah jenis Yamaha Vixion di belakang mereka agak jauh di belakang.

Setiba di kawasan itu, korban dipepet oleh pelaku yang datang dari belakang (dipepet dari sebelah kanan). Saat dipepet tersebut, pelaku di belakang langsung menarik tas korban namun tidak berhasil karena tali sandang tidak putus dan tas masih menyatu dengan badan korban.

Halaman
12
Penulis: Yusmandin Idris
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved