Lelaki Pulo Ara yang Ditemukan Tinggal Kulit Pembalut Tulang tanpa Makanan Akhirnya Meninggal

Deni meminta bantuan ambulan dari Satlantas Polres Bireuen untuk membawa Kek Sulaiman ke Rumah Sakit Umum dr Fauziah Bireuen.

Lelaki Pulo Ara yang Ditemukan Tinggal Kulit Pembalut Tulang tanpa Makanan Akhirnya Meninggal
SERAMBINEWS.COM/FERIZAL HASAN
Saat ditemukan tidak ada seorang pun keluarga atau warga yang mengetahui kondisi Kek Sulaima. Badannya sudah kurus kering tinggal kulit dengan tulang. 

Laporan Ferizal Hasan I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Kakek Sulaiman (54), warga Desa Pulo Ara Geudong Teungoh, Kota Juang, Bireuen yang ditemukan tak berdaya sendiri di rumah gubuknya akhirnya meninggal dunia.

Kek Sulaiman sempat dirawat satu malam di RSUD dr Fauziah Bireuen, namun takdir berkehendak Kek Sulaiman tidak tertolong.

Ia meninggal dalam perawatan di rumah sakit, Senin (27/5/2019) sekira pukul 15.00 WIB.

Sebelumnya, Kek Sulaiman saat ditemukan tidak ada seorang pun keluarga atau warga yang mengetahui kondisinya.

Badannya sudah kurus kering tinggal kulit dengan tulang. Dalam rumah gubuknya berukuran 4x4 meter itu, juga sangat memprihatinkan dengan kondisi berantakan dan dipenuhi kotoran manusia.

Kek Sulaiman juga sudah kumal, diduga sudah lama tidak mendapatkan air bersih dan tidak makan. Sehingga ia telantar tak terurus di rumah gubuknya.

Baca: Menyedihkan! Lelaki Pulo Ara Ini Ditemukan Tinggal Kulit Pembalut Tulang tanpa Makan dan Pakaian

Baca: Terjang Badai Es, Kaca Depan Pesawat Airbus A380 Retak dan Pecah, Semua Penumpang Selamat

Baca: Pertanyakan Bagi Hasil Migas, Mahasiswa di Lhokseumawe Lakban Mulut

Mendapat informasi ada warga Pulo Ara dengan kondisi memprihatin itu, Koordinator Kami Peduli Bireuen (KPB) Bripka Deni Putra bersama rekan-rekan relawan KPB dibantu Tagana dan anggota Satlantas Polres Bireuen bergerak dan merespons cepat.

Koordinator Kami Peduli Bireuen, Bripka Deni Putra kepada Serambinews.com, Senin (27/5/2019) mengatakan, pada Minggu (26/5/2019) sekira pukul 16.00 WIB, Deni Putra dihubungi oleh anggota piket Pos Satlantas Polres Bireuen, mengiformasikan adanya laporan masyarakat bahwa ada warga Desa Pulo Ara yaitu Kek Sulaiman (54), yang tidak terurus di rumahnya.

"Saya bersama teman-teman langsung menuju ke lokasi dan melihat kondisi Kek Sulaiman yang saat kami datangi dalam kondisi terbaring di rumahnya tanpa menggunakan pakaian apapun," ujar Deni.

Kata Deni, selanjutnya ia meminta salah seorang warga untuk memanggil Kepala Desa Pulo Ara untuk mendampingi proses evakuasi Kek Sulaiman.

"Adapun tindakan yang kami lakukan untuk penanganan pertama yaitu memandikan Kek Sulaiman di depan rumah beliau dan di bersikan oleh beberapa relawan KPB dan relawan Tagana Bireuen yaitu Ruslan serta warga setempat," kata Bripka Deni.

Selanjutnya, Deni meminta bantuan ambulan dari Satlantas Polres Bireuen untuk membawa Kek Sulaiman ke Rumah Sakit Umum dr Fauziah Bireuen.

"Setelah Kek Sulaiman dirawat di RSUD dr Fauziah satu malam, kek Sulaiman meninggal dunia," pungkas Deni.(*)

Penulis: Ferizal Hasan
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved