Meta Lab Latih Manajemen untuk Kelompok Produksi Tiram Alue Naga

Usaha tiram Alue Naga berhasil membuktikan bahwa usaha sosial bisa memberikan dampak pararel kepada masyarakat.

Meta Lab Latih Manajemen untuk Kelompok Produksi Tiram Alue Naga
SERAMBINEWS.COM/ZAINAL ARIFIN M NUR
Tirom (tiram) sebelum dipanggang 

Laporan Eddy Fitriady | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Meta Lab Innovation yang difasilitasi Mercy Corp Indonesia memberikan pelatihan manajemen produksi, kontrol kualitas, dan penguatan merek kepada Kelompok Produksi Tiram Alue Naga binaan Natural Aceh pada 17 Mei, 25 Mei, dan 17 Juni mendatang.

Coaching tersebut diberikan Adrian selaku CEO Kolaborasi yang akan berkunjung sebanyak 3 kali ke Alue Naga.

Ketua Natural Aceh, Zainal Abidin Suarja, Minggu (26/5/2019) mengatakan, Meta Lab Inovation merupakan konsultan bisnis bermaskas di Jakarta yang memberikan pendampingan pengembangan dan model bisnis.

“Selama 3 kali kunjungan, tim Meta Lab bersama Mercy Corp Indonesia akan meng-upgrade kemampuan dan hasil produksi usaha tiram Alue Naga di Banda Aceh,” ujarnya.

Zainal mengungkapkan, pada kunjungan pertama, tim berfokus pada penggalian asumsi, channel penjualan, daya tarik, serta rencana usaha. Pada pertemuan selanjutnya, Sabtu (25/5), tim mengajarkan quality control produk.

“Pada 17 Juni nanti finishing, serta kita akan launching model bisnis baru dari produksi tiram Alue Naga,” ucapnya, dan menyebut pendampingan itu merupakan bagian dari award yang didapat Natural Aceh pada City Enterprenuership 2019.

Menurut Zainal, sebagai juara pada bidang agrikultur dan perikanan, usaha tiram Alue Naga berhasil membuktikan bahwa usaha sosial bisa memberikan dampak pararel kepada masyarakat, bukan hanya ekonomi, tapi juga sosial, pendidikan, dan lingkungan.

“Para konsultan juga kami ajak mengunjungi Alue Naga Market, sebuah platform penjualan bagi produk-produk Alue Naga di Lamnyong, Banda Aceh,” timpalnya.

Sementara Fauzi Arja selaku Manajer Alue Naga Market menambahkan, toko tersebut didedikasikan untuk produk-produk pangan yang dihasilkan di Alue Naga baik perikanan, tumbuh-tumbuhan, daging dan telur, serta makanan lainnya.

“Semoga ini bisa menjadi alternatif belanja warga kota untuk mendapatkan bahan pangan yang murah dan segar,” pungkasnya.(*)

Baca: Tokoh Agama dan Mahasiswa Bireuen : Aksi  21-22 Mei Nodai Demokrasi

Baca: Pemerintah Aceh Fasilitasi Mahasiswa Mudik Gratis dari Jakarta

Baca: TKN Pastikan Presiden Joko Widodo Tetap Perhatikan Aceh

Penulis: Eddy Fitriadi
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved