Pemkab Abdya Raih WTP Keempat Kalinya

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Pemkab Abdya) kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)

Pemkab Abdya Raih WTP Keempat Kalinya
IST

BLANGPIDIE - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Pemkab Abdya) kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap laporan keuangan tahun 2018. Predikat WTP ini sudah empat kali diraih secara berturut-turut oleh Pemkab Abdya, sejak 2015 lalu.

Opini WTP dan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2018 diserahkan oleh Plt Kepala Perwakilan BPK Aceh, Syafruddin Lubis SE.Ak CA kepada Wakil Bupati Abdya, Muslizar MT di Kantor BPK RI Perwakilan Aceh, Jumat (24/5).

Opini WTP dari BPK merupakan pernyataan profesional pemeriksaan mengenai kewajaran informasi yang disajikan dalam laporan keuangan. Penyerahan predikat WTP oleh Plt Kepala BPK RI Perwakilan Propinsi Aceh itu turut dihadiri Ketua DPRK Abdya, Zaman Akli SSos, Sekda Drs Thamrin, Kepala Badan Keuangan Kabupaten (BKD), Mussawir SSos MS, dan sejumlah pejabat lainnya.

Seusai menerima WTP keempat kalinya tersebut, Muslizar MT mengucapkan terima kasih kepada seluruh SKPK yang telah mengelola dan menyusun laporan keuangan dengan baik, sehingga Pemkab Abdya meraih WTP untuk keempat kalinya secara berturut-turut. “Pada prinsipnya, kita tidak hanya mengejar opini WTP saja, tetapi jika ada temuan juga untuk membenahi, sehingga pengelolaan dan laporan keuangan kedepannya lebih baik lagi,” ujar Muslizar MT.

Meski mendapatkan WTP, Muslizar mengaku ada beberapa catatan akan ditindaklanjuti dan diperbaiki. Ke depan, catatan tersebut diharapkan tak terulang kembali. “Hasil pemeriksaan BPK sangat penting agar pengelolaan keuangan berjalan sesuai ketentuan,” ucapnya.

Sementara itu, Plt Kepala BPK RI Perwakilan Aceh, Syafruddin Lubis pada kesempatan itu menjelaskan, bahwa pemeriksaan terhadap laporan keuangan bertujuan untuk memberi opini tentang kewajiban penyajian laporan keuangan. “Opini merupakan pernyataan profesional pemeriksa mengenai kewajaran informasi yang disajikan dalam laporan keuangan,” ulas Syafruddin Lubis.(c50/nun)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved