Forkopimda Banda Aceh Larang Penggunaan Petasan, Baik Saat Ramadhan Maupun Idul Fitri

Wali Kota mengatakan petasan atau mercon tetap dilarang, baik dalam bulan puasa maupun pada saat hari raya Idul Fitri 1440 H.

Forkopimda Banda Aceh Larang Penggunaan Petasan, Baik Saat Ramadhan Maupun Idul Fitri
SERAMBINEWS.COM
Petugas merazia petasan dan mercon aneka jenis di Peunayong, Sutui, dan Neusu, Banda Aceh, Selasa (12/6/2018). 

Laporan Muhammad Nasir | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Menjelang hari raya Idul Fitri, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Banda Aceh kembali mengeluarkan maklumat yang melarang penggunaan petasan atau mercon.

Larangan itu saat masih dalam bulan Ramadhan maupun saat Hari Raya Idul Fitri 1430 H nanti.

Hal ini diputuskan pada rapat forum pimpinan daerah, Selasa (28/5/2019) di pendopo Wali Kota Banda Aceh.

Wali Kota mengatakan petasan atau mercon tetap dilarang, baik dalam bulan puasa maupun pada saat hari raya Idul Fitri 1440 H.

Hal ini dimaksudkan untuk menjaga ketertiban masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa dan merayakan hari raya.

Ia menegaskan, pedagang yang ditemukan menjual petasan akan dilakukan penindakan.

Baca: Intensifkan Razia, Petugas Satpol PP akan Sita Mercon dan Petasan di Banda Aceh

Baca: Menjelang Puasa, Forkopimda Aceh Tamiang Ingatkan Larangan Asmara Subuh dan Petasan

Baca: Sebelum Razia Besar-besaran, Dinas Syariat Islam dan Satpol PP Ingatkan Penjual Mercon di Gayo Lues

Pada rapat ini, selain memutuskan melarang penggunaan petasan, peserta rapat juga membahas soal keamanan saat lebaran, kelancaran lalu-lintas, kebersihan kota dan waspada kebakaran.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto mengatakan, jika aturan yang sudah dikeluarkan bersama oleh Forkopimda itu dilanggar, maka mereka akan mengambil tindakan tegas.

Rapat yang dipimpin Wali Kota, Aminullah Usman turut dihadiri Wakil Wali Kota, Zainal Arifin, Dandim 0101/BS, Kolonel Inf Hasandi Lubis, Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto, Kajari Banda Aceh, Erwin Desman, Ketua MPU Kota, Tgk Damanhuri Basyir, unsur dari Pengadilan Negeri dan Mahkamah Syariah Kota Banda Aceh.

Hadir juga Sekdakota Banda Aceh, Bahagia, Asisten Tata Pemerintahan, Faisal dan para Kepala SKPK dari Dinas Terkait, seperti Kepala Damkar, M Nurdin, Plt Kepala DLHK3, Jalaluddin, Kadishub, Muzakkir Tulot dan Kasatpol PP dan WH Kota, Hidayat. (*)

Penulis: Muhammad Nasir
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved