Jika Ada Rekanan Catut Nama Kajati Untuk Lobi Proyek, Lapor ke 085360143167

Beberapa oknum rekanan disebut-sebut menjual nama Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Aceh, Irdam SH MH dalam melobi proyek. Jika ada yang menemukan ...

Jika Ada Rekanan Catut Nama Kajati Untuk Lobi Proyek, Lapor ke 085360143167
SERAMBINEWS.COM/IST
Kajati Aceh, Irdam SH 

Jika Ada Rekanan Catut Nama Kajati Untuk Lobi Proyek, Lapor ke 085360143167 

 

Laporan Masrizal I Banda Aceh 

 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Beberapa oknum rekanan disebut-sebut menjual nama Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Aceh, Irdam SH MH dalam melobi proyek. Jika ada yang menemukan oknum rekanan tersebut diminta laporkan ke nomor 085360143167. 

Demikian disampaikan Kajati Aceh Irdam melalui Kasi Penkum dan Humas Kejati Aceh H Munawal Hadi SH MH kepada Serambinews.com, Selasa (28/5/2019). Irdam mengaku banyak menerima laporan dari pihak dinas di lingkungan Pemerintah Aceh terkait masalah itu. 

Karena itu, Irdam meminta semua kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) dan Direktur BUMN serta bupati/wali kota se-Aceh agar tidak terkecoh jika ada oknum-oknum yang mencatut nama Kajati untuk kepentingan melobi proyek Pemerintah Aceh.

“Kalau ada pihak-pihak yang mengatasnamakan Kajati yang meminta proyek jangan dihiraukan. Jika ada yang mengatasnamakan Kajati, agar terlebih dahulu mengonfirmasi ke nomor 085360143167,” kata Irdam mengingatkan. 

Baca: Persiraja Awali Liga 2 di Batang, Ini Jadwal Lengkap Pertandingan Persiraja Musim 2019

Baca: Buah Kolang-Kaling Tinggi Permintaan Selama Puasa

Baca: Tiga Pelempar Bus Asal Bandar Baru Pidie Jaya Ditangkap Polisi. Ini Motifnya

Hal itu perlu disampaikan, lanjut Irdam, agar jangan sampai ada oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab melobi proyek dengan membawa namanya. Jika itu sampai terjadi, Irdam mengatakan tidak bertanggungjawab karena ia tidak masuk dalam ranah proyek dan sudah terlebih dahulu mengingatkan. 

Kajati Irdam juga berharap kepada pejabat-pejabat pengadaan barang dan jasa agar bisa melakukan proses lelang barang dan jasa sesuai dengan aturan yang berlaku.

Jangan sampai muncul agen-agen dalam pengadaan barang dan jasa sehingga merugikan daerah ini.(*)

Penulis: Masrizal Bin Zairi
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved