Unsyiah-General Aromatics Jalin Kerja Sama Pengembangan Nilam Aceh

Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) menjalin kerja sama dengan PT General Aromatics dalam upaya pengembangan industri nilam di Aceh khususnya di Galus

Unsyiah-General Aromatics Jalin Kerja Sama Pengembangan Nilam Aceh
For Serambinews.com
Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan Rektor Unsyiah, Prof Dr Ir Samsul Rizal MEng dengan Direktur PT General Aromatics, Alexandre Daniel Halbwachs di Balai Senat Unsyiah, Senin (27/5/2019). 

Unsyiah-General Aromatics Jalin Kerja Sama Tentang Pengembangan Nilam Aceh

Laporan Eddy Fitriady | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) menjalin kerja sama dengan PT General Aromatics dalam upaya pengembangan industri nilam di Aceh khususnya di kawasan Gayo Lues.

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan Rektor Unsyiah, Prof Dr Ir Samsul Rizal MEng dengan Direktur PT General Aromatics, Alexandre Daniel Halbwachs di Balai Senat Unsyiah, Senin (27/5/2019).

Sekadar diketahui, General Aromatics merupakan perusahaan pemasok minyak Nilam ke berbagai perusahaan parfum dan kosmetika di dunia.

Pada kesempatan itu, Alexandere Daniel Halbwachs bersama Ketua Atsiri Research Center (ARC) Unsyiah, Dr Syaifullah Muhammad ST MEng juga menandatangani Memorandum of Agreement (MoA).

Ketua ARC Unsyiah, Dr Syaifullah Muhammad mengatakan, kerja sama intu merupakan bagian dari Master Plan Industri Nilam Aceh yang dibuat ARC Unsyiah bersama Kemenristekdikti dan Bappeda Aceh.

MoA perdana itu memang dikhususkan untuk pengembangan nilam di Gayo Lues. “Semua kesepakatan tersebut di bawah payung MoU yang ditandatangani hari ini,” ujarnya 

Syaifullah menjelaskan, General Aromatics membutuhkan SDM Unsyiah agar nilam Aceh bisa mengambil peran penting dalam pasar global tersebut. 

“Jadi para expert Unsyiah akan menjalin kerja sama dalam jangka panjang. Karena dari segi riset kita sudah unggul, tinggal pemasarannya saja yang perlu dioptimalkan,” ujarnya.

Baca: Aceh Jaya Raih Opini WTP Ke-6

Baca: Truk Tronton Tabrak Beca Barang di Bireuen, Dua Orang Meninggal Dunia

Baca: Ini Kegiatan Sosial PHE Selama Ramadhan 1440 H

Sementara Rektor Unsyiah menyambut baik kerja sama tersebut, yang menurutnya sejalan dengan visi Unsyiah saat mendirikan ARC. Menurut Prof Samsul, peneliti Unsyiah selain menghasilkan riset dalam bentuk paper juga harus ada out put yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.

“Kita ada ahli-ahli pertanian yang siap untuk mendukung industri nilam Aceh agar kembali menjadi primadona,” jelasnya.

Direktur PT General Aromatics, Alexandre Daniel Halbwachs mengatakan, kesepakatan ini adalah upaya General Aromatics untuk membangun sinergitas dengan pemerintah, swasta, dan dunia akademik.

Selama ini General Aromatics telah menjadikan nilam yang dihasilkan oleh petani Gayo Lues dan Aceh Jaya sebagai bahan baku produknya.

“Nilam Aceh sudah diakui oleh dunia. Ini harus menjadi kebangaan bagi kita semua.  Perusahaan besar seperti Loreal di Paris itu sudah jatuh cinta dengan Nilam Aceh, khususnya dari Gayo yang kadar Patchouli Alkoholnya lebih tinggi,” tuturnya. (*)

Penulis: Eddy Fitriadi
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved