Dua Pemuda Embat 10 Sepmor

Personel opsnal Satuan Reskrim Polresta Banda Aceh, meringkus dua tersangka yang berhasil menggasak 10 sepeda

Dua Pemuda Embat 10 Sepmor
SERAMBI/MISRAN ASRI
SEPULUH sepeda motor merek Honda yang dicuri oleh dua tersangka selama dua bulan berhasil diungkap personel Satuan Reskrim Polresta Banda Aceh, Selasa (28/5). 

BANDA ACEH - Personel opsnal Satuan Reskrim Polresta Banda Aceh, meringkus dua tersangka yang berhasil menggasak 10 sepeda motor dalam aksi yang dilakukan keduanya selama dua bulan, April dan Mei 2019. Kedua tersangka tersebut, yakni Sumantri (31) dan Anthoni Pratama (20). Keduanya, merupakan warga Binjai, Sumatera Utara (Sumut) serta bekerja di satu bengkel milik tersangka Sumantri, dalang dari pencurian 10 sepmor tersebut.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto SH mengatakan, kedua tersangka ditangkap pada Jumat (17/5) dini hari, di Binjai, Sumut. “Keduanya ditangkap di rumah masing-masing. Tersangka Sumatri ditangkap pukul 00.30 WIB, lalu Anthoni Pratama ditangkap pada pukul 02.30 WIB,” kata Kombes Trisno, didampingi Kasat Reskrim AKP M Taufiq SIK.

Kedua tersangka, lanjut mantan Kabag Binkar Biro SDM Polda Aceh ini, sehari-harinya berprofesi sebagai mekanik di bengkel milik tersangka Sumantri dan Anthoni Pratama, sebagai pekerja di sana. “Tersangka Sumantri memiliki bengkel di Simpang Punie, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar dan Anthoni sebagai pekerja di sana. Setelah keduanya selesai bekerja, pada malam hari tersangka Sumatri dan Anthoni baru keluar melakukan `patroli’ dan memantau untuk mencari target sepmor khusus mereka Honda yang akan mereka curi,” kata Kapolresta.

Hasil dari kejahatan yang mereka lakukan selama dua bulan (April dan Mei 2019), sebanyak 10 unit sepmor mereka curi dengan menggunakan kunci T yang didesain khusus dengan bantuan alat bengkel ‘8T’ untuk merusak kunci-kunci sepemor yang akan dicuri. “Kalau ketahuan, kunci T yang didesain khusus tersebut mudah mereka sembunyikan. Karena bentuknya tidak menyerupai kunci letter T,” ungkap Kapolresta.

Dari 10 sepeda motor Honda yang mereka curi tersebut, delapan di antaranya dicuri dari sejumlah kawasan di wilayah hukum Polresta Banda Aceh berupa empat Honda Scoopy, dua Honda Beat dan dua Honda Trail CRF 150L. Lalu, dua unitnya lagi, yakni merek Honda Beat warna hitam dan warna putih, dicuri di Kecamatan Kuta Malaka, dalam wilayah hukum Polres Aceh Besar.

Kombes Trisno merincikan, untuk 8 sepmor yang digasak di wilayah Banda Aceh, masing-masing dicuri sebanyak dua kali parkiran lapangan Blangpadang. Lalu tiga pencurian dilakukan di parkiran futsal Fair-Paly di Gampong Seutui, parkiran futsal Eleven di Kecamatan Syiah Kuala dan parkiran futsal Desa Lamgugop serta parkiran warung kopi T36 Gampong Baru, Kecamatan Baiturrahman dan di depan Indomaret Jalan Teuku Umar Banda Aceh. “Kini seluruh barang bukti sepmor tersebut, masing-masing dua Honda Beat, empat unit Honda Scoopy, dan Honda Trail CRF 150L sudah kami amankan di Polresta Banda Aceh. Dan seluruh sepmor yang dilaporkan hilang ini ada laporan polisi ke kami,” pungkas Kombes Trisno.

Kasat Reskrim AKP M Taufiq SIK menambahkan, pengungkapan pencurian 10 unit sepmor yang dilakukan tersangka Sumantri dan Anthoni Pratama, berawal dari pencurian Honda Trail CRF 150L pada Sabtu (11/5/2019) dini hari lalu. Ketika kedua tersangka menjalankan aksinya mencuri Honda Trail tersebut, aksi kedua tersangka terekam CCTV yang ada di Indomaret tersebut.

Meski, tidak begitu kelihatan nomor polisi serta wajah kedua pelaku dalam rekaman CCTV tersebut, tapi berkat kerja keras seluruh personel opsnal Satuan Reskrim Polresta, akhirnya kedua tersangka teridentifikasi.

“Alhamdulillah, 5 hari kami melakukan penyelidikan, akhirnya kita berhasil mengungkap identitas kedua tersangka. Begitu kita mendatangi bengkel yang bekerja kedua tersangka di Simpang Punie, ternyata keduanya sudah menghilang dan kembali ke daerah mereka di Binjai, Sumut. Kecurigaan kami semakin kuat terhadap keduanya,” sebut Taufiq.

Berkat kerja keras seluruh anggota akhirnya membuahkan hasil yang signifikasn dengan ikut diungkap 9 unit sepmor lainnya yang ikut dicuri oleh kedua tersangka. “Kini tersangka Sumatri dan Anthoni telah kami tahan di Polresta Banda Aceh dan perkaranya telah ditingkatkan ke proses penyidikan untuk diajukan ke Jaksa Penuntut Umum,” pungkas AKP Taufiq.(mir)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved