FOTO-FOTO - Enam Ton Ikan Berhamburan di Pantai Gampong Jawa Banda Aceh

saat kejadian itu, sekira pukul 11.00 WIB, mereka langsung memberitahu warga Gampong Jawa untuk mengambil ikan-ikan ini.

FOTO-FOTO - Enam Ton Ikan Berhamburan di Pantai Gampong Jawa Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM/BUDI FATRIA
Ikan hasil tangkapan pukat nelayan yang melimpah, di pantai Gampong Jawa, Banda Aceh, Rabu (26/5/2015). 

FOTO-FOTO - Enam Ton Ikan Berhamburan di Pantai Gampong Jawa Banda Aceh

Laporan Budi Fatria | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Warga Kota Banda Aceh, Rabu (26/5/2015) siang, sekira pukul 15.00 WIB, dikejutkan dengan foto dan video yang beredar di media sosial, terkait ratusan ikan terdampar di pantai Gampong Jawa, Banda Aceh.

Sebenarnya, ini bukan fenomena alam.

Ikan-ikan teri atau eungkot bileh (bahasa Aceh), yang heboh terdampar, merupakan ikan hasil tangkapan nelayan pukat darat yang melimpah hingga ke luar dari jaring pukat.

"Ini rezeki dari Allah SWT, hari ini kami melabuh pukat, dengan hasil yang melimpah, ada enam ton lebih ikan. Sebagiannya, sekira tiga ton sudah kami jual ke penampung di Lampulo, yang tinggal ini lah kami bagi-bagi ke masyarakat," ungkap pawang Surya.

Anak-anak memungut ikan hasil tangkapan pukat nelayan yang melimpah, di pantai Gampong Jawa, Banda Aceh, Rabu (26/5/2015).
Anak-anak memungut ikan hasil tangkapan pukat nelayan yang melimpah, di pantai Gampong Jawa, Banda Aceh, Rabu (26/5/2015). (SERAMBINEWS.COM/BUDI FATRIA)

Dia menambahkan, saat kejadian itu, sekira pukul 11.00 WIB, mereka langsung memberitahu warga Gampong Jawa untuk mengambil ikan-ikan ini.

Pantauan Serambinews.com, ratusan masyarakat berdatangan ke lokasi untuk melihat dan mengabil ikan-ikan hasil tangkapan nelayan pukat yang melimpah tersebut.

Baca: Fakta Soal Fenomena Alam 2 Matahari Terbit pada Pagi Hari di Perbatasan Amerika-Kanada

Baca: Tangkapan Ikan Melimpah hingga 25 Tong Fiber, Penampung di Pijay Jual hingga ke Sumatera Utara

Penjelasan Ahli

Ahli perikanan yang juga Dekan Fakultas Kelautan dan Perikanan (FKP) Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), Prof Dr Muchlisin ZA SPi MSc yang dimintai tanggapannya terkait fenomena itu mengatakan, meluapnya hasil tangkapan nelayan itu menyiratkan banyak kemungkinan.

Halaman
12
Penulis: Budi Fatria
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved