Kepala Sekolah di Aceh Utara yang Mobilnya Dirampok Cabut Laporan Polisi, Ini Alasannya

Kepala SMP di Aceh Utara Nursyidah Mukhtar (53) mencabut laporan polisi dalam kasus perampokan yang menimpa dirinya.

Kepala Sekolah di Aceh Utara yang Mobilnya Dirampok Cabut Laporan Polisi, Ini Alasannya
FOR SERAMBINEWS.COM
Kepala SMP Swasta Raudhatul Fukara Paya Bakong, Kecamatan Samudera Aceh Utara, Nursyidah Mukhtar (53) mencabut laporan polisi dalam kasus perampokan yang menimpa dirinya, Rabu (29/5/2019). 

Kepsek di Aceh Utara yang Mobilnya Dirampok Cabut Laporan Polisi, Ini Alasannya

Laporan Jafaruddin | Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON - Kepala SMP Swasta Raudhatul Fukara Paya Bakong, Kecamatan Samudera Aceh Utara, Nursyidah Mukhtar (53) mencabut laporan polisi dalam kasus perampokan yang menimpa dirinya.

Ia mendatangi Polres Aceh Utara dan mencabut laporan pengaduannya pada Rabu (29/5/2019).

Sebelumnya, pada Kamis (23/5/2019) sore,  kepala sekolah itu melapor ke Polres Aceh Utara bawah mobil Toyota New Avanza warna hitam BL 441 ZM miliknya dirampok.

Perampokan terjadi di kawasan Desa Meunasah Aron Pirak, Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara.

Sebelum melakukan aksinya, pria yang menggunakan helm tersebut terlebih dulu mencegat mobil yang disopiri korban.

Belakangan polisi berhasil menangkap pria yang membawa kabur mobil tersebut, yaitu Zul alias Legos (40) warga Desa Blang Rubek Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara.

Baca: BREAKING NEWS - Mahasiswi Unimal Dirampok, Pelaku Tiga Orang Pakai Pisau dan Kayu

Baca: Begini Percakapan Mahasiswi Unimal Lhokseumawe Dengan Pelaku Saat Terjadi Perampokan

Baca: Perampok Mobil Kepala SMP Diringkus, Begini Kronologisnya

Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Kasat Reskrim Iptu Rezki Kholiddiansyah kepada Serambinews.com menyebutkan, alasan utama korban mencabut laporan karena pelaku mengidap gangguan kejiwaan.

"Pelaku ini menderita gangguan jiwa, ada surat keterangannya dari rumah sakit jiwa.” ujar Iptu Rezki.

Bahkan di akhir tahun 2017, kata Rezki, pria tersebut pernah menggigit telinga pedagang buah yang berjualan di pinggir jalan nasional, Lhoksukon.

“Dalam perkara perampokan ini, korban dengan keluarga pelaku sudah bersepakat permasalahan tersebut diselesaikan secara kekeluargaan atau perdamaian. Sehingga kita membuat berita acara bahwa perkara itu dicabut,” pungkas Kasat Reskrim.(*)

Baca: Dua Pria Seperti Sales Bobol Kedai Kelontongan di Cot Girek

Baca: Tangkap Pengguna Narkoba, Tim Sarestnarkoba Polres Singkil Temukan Senjata Api dan 4 Peluru Aktif

Baca: Tokoh Referendum Aceh, Muhammad Nazar, Sebutkan Ada Kepentingan Pribadi

Penulis: Jafaruddin
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved