Mahasiswa Aceh Mudik Bersama

Sebanyak 20 mahasiswa Aceh di Jakarta melakukan mudik (gisa u gampong) bersama menggunakan bus

Mahasiswa Aceh Mudik Bersama
IST
PESERTA gisa u gampong kerja sama pemerintah dan tokoh masyarakat Aceh foto bersama, sebelum mudik menggunakan bus. 

BANDA ACEH - Sebanyak 20 mahasiswa Aceh di Jakarta melakukan mudik (gisa u gampong) bersama menggunakan bus dukungan Pemerintah Aceh bersama tokoh masyarakat. Demikian disampaikan Muhammad Rizki (21), mahasiswa STKIP Kesuma Negara Jakarta asal Bireuen.

“Kami sekarang ini di Palembang, kawan-kawan lain ada yang pulang ke Banda Aceh, Sigli, Singkil, dan lainnya, kami nanti sampai ke Medan, lalu baru menuju Aceh,” kata M Rizki, Senin (27/5) malam.

Dikisahkan, selama perjalanan, sesama peserta bisa menjalin komunikasi satu sama lain, karena ada yang belum kenal sebelumnya. “Sukanya selama perjalan mudik kali ini, alhamdulillah jadi banyak dapat temen baru. Kita disini kompak dan saling berkenalan, ukhuwah yang terjalin juga sangat bangus,” kata Rizki.

Rizki juga berkisah sisi duka selama di perjalanan. Soalnya, biaya makan diperjalanan terbilang mahal. “Sekali makan bisa Rp 50 ribu lebih,” sebutnya seraya mengaku sangat bersyukur bisa ditanggung busnya sampai Medan.

Menurut Rizki, program bus gratis untuk pulang kampung disambut antusias mahasiswa Aceh di perantauan. “Di gelombang kedua ada 170 orang, hanya saja karena baru ada dua bus, bisa jadi ada yang di cancel, semoga saja ada solusi penambahan bus agar semua bisa pulang kampung berlebaran,” harapnya.

Zahrina Masthura (20), mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Aceh dan donatur. “Sangat berguna, karena sekarang ini harga tiket pesawat relatif mahal dan belum stabil,” katanya.

Zahrina mengaku sudah mendaftar untuk ikut program ini pada gelombang kedua yaitu tanggal 30 Mei. Namun, kemarin sekitar pukul 18.00 WIB saya mendapatkan informasi dari grup mudik ini bahwasanya masih tersedia 2 kursi kosong untuk keberangkatan tanggal 26 Mei. Jadi, saya pilih mudik segera,” ceritanya.

Rizki dan Zahrina berharap program ini dapat berjalan dengan lancar sebagaimana harapan banyak mahasiwa di perantauan. “Doakan kami sehat selama di perjalanan ya,” pinta Rizki dan Zahrina.(infokominsa/*)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved