Programkan Smart City, Wali Kota Subulussalam Teken MoU dengan Icon Plus

Program ini bertujuan untuk mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi dalam tata kelola pemerintah setempat

Programkan Smart City, Wali Kota Subulussalam Teken MoU dengan Icon Plus
SERAMBINEWS.COM/KHALIDIN
Wali Kota Subulussalam H Affan Alfian bersama General Manager PT Indonesia Comnets Plus (icon+) Wilayah Sumut Aceh, Agus Widyasantoso menandatangani MoU program smart city, Rabu (29/5/2019). 

Programkan Smart City, Wali Kota Subulussalam Teken MoU dengan Icon Plus

Laporan Khalidin | Subulussalam

SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM - Wali Kota Subulussalam H Affan Alfian SE menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) atau kerjasama program kota pintar atau smart city dengan PT Icon Plus Medan, Rabu (29/5/2019) di Gedung LPSE Kota Subulussalam.

Program ini bertujuan untuk mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi dalam tata kelola pemerintah setempat.

Wali Kota Subulussalam, H Affan Alfian dalam sambutannya menyampaikan jika program smart city menjadi program unggulan dalam 100 hari kerjanya.

Baca: Tuntut Pembayaran Upah, Puluhan Guru Kontrak dan Bides Temui Wali Kota Subulussalam

Baca: Perkara Penyebaran Video Maaruf Berpakaian Sinterklas Inkracht, Tervonis dan JPU tak Ajukan Banding

Program smart City ini untuk memanfaatkan teknologi digital dalam tata kelola sehari-hari, dengan tujuan untuk mempertinggi efisiensi, memperbaiki pelayanan publik, dan meningkatkan kesejahteraan warga.

General Manager PT Indonesia Comnets Plus (icon+) Wilayah Sumut Aceh, Agus Widyasantoso dalam sambutannya menyampaikan icon plus merupakan anak PT PLN Persero dimana 100 persen sahamnya milik pemerintah.

Salah satu tujuan antara lain membangun daerah Era digital bukan mencari income semata.

Hal ini menurut Agus telah diuji coba di Kota Langsa. Pihaknya pun berharap Subulussalam diwujudkan menjadi kota digital.

Dikatakan, jika program smart city terlaksana di Subulussalam.

Wali Kota Subulussalam ke depan akan mudah memantau kinerja via handphonenya.

Baca: Sempat Tertunda 5 Bulan, 1.112 Pegawai Honorer Disdik Aceh Tengah Terima Gaji

Baca: Belasan L-300 tak Laik Jalan, Hasil Ramp Check Dishub Lhokseumawe

Dengan demikian maka memudahkan pula pengawasan karena akan transparan dan tidak ada kegamangan dalam tata kelola keuangan.

Begitu juga tempat sampah, nanti ada sensor sehingga petugas kebersihan akan tau di mana sampah yang sudah penuh dan perlu diangkat.

"Begitu juga dengan kebencanaan ada kerjasama dengan BNPB nanti ada CCTV bisa dimonitor. Lokasi macet dan lainnya bisa dimonitor," pungkas Agus (*)

Penulis: Khalidin
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved