Tanggapi Aksi Bides dan Guru Kontrak, YARA Subulussalam: Jangan Zalimi Honorer  

Aksi puluhan bidan desa (bides) dengan para guru kontrak, Rabu (29/5/2019) menuntut uang jerih payah mereka yang hingga kini belum dibayarkan.

SERAMBINEWS.COM/KHALIDIN
Ketua YARA Kota Subulussalam, Edi Saputra 

Laporan Khalidin I Subulussalam

SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM – Aksi puluhan bidan desa (bides) dengan para guru kontrak, Rabu (29/5/2019) menuntut uang jerih payah mereka yang hingga kini belum dibayarkan menuai simpatik sejumlah kalangan masyarakat di sana.

Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) salah satu lembaga yang konsen di berbagai pendampingan masyarakat mengingatkan Pemerintah Subulussalam segera memperbaiki kondisi ini.

Ketua YARA Kota Subulussalam, Edi Saputra menyesalkan sikap pemerintah selama ini karena terkesan mengabaikan nasib para honorer.

Pasalnya, kejadian tenaga honorer di sejumlah instansi Pemko Subulussalam khususnya guru harus menggelar aksi untuk menuntut haknya bukan kali ini saja.

”Tapi pemandangan seperti ini telah terjadi selama beberapa tahun terakhir, guru dan honorer lain harus beraksi atau demo dulu untuk menuntut hak mereka. Kondisi ini terjadi setiap mau lebaran dan akhir tahun,” kata Edi yang juga ketua KNPI Kota Subulussalam.

Edi mengaku sangat kecewa terhadap kinerja pemerintah termasuk Dinas Pendidikan Kota Subulusalam selaku pihak yang terkait.

Sebab persoalan lambatnya pembayaran honorer guru terjadi hampir setiap tahun.

Edi bahkan menduka jika masalah ini disengaja dengan mengabaikan hak guru dan mengedepankan kepentingan lain.

Edi merasa sedih karena pemerintah menganggap remen para tenaga honorer sehingga untuk menuntut hak mereka saja harus melakukan demo baru terakomodir.

Baca: Tuntut Pembayaran Upah, Puluhan Guru Kontrak dan Bides Temui Wali Kota Subulussalam

Halaman
123
Penulis: Khalidin
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved