VIDEO -  Sambai Oen Peugaga, Lalapan Unik Menggunakan 44 Jenis Daun

Pun jika hendak membeli, kuliner warisan endatu ini hanya ada sepanjang Ramadhan, seperti terlihat di Pasar Peunayong, Banda Aceh.

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Ramadhan identik dengan aneka kudapan khas, dan satu di antaranya adalah ‘sambai oen peugaga’ atau sambal daun pegagan.

Sambal khas Aceh ini sebenarnya lebih mirip urap. Butuh keahlian khusus untuk meracik lalapan ini.

Pun jika hendak membeli, kuliner warisan endatu ini hanya ada sepanjang Ramadhan, seperti terlihat di Pasar Peunayong, Banda Aceh.

Serambi TV berkesempatan menengok proses pembuatan makanan yang menggunakan hingga 44 jenis daun tersebut.

Makanan yang konon dipercaya mempunyai khasiat kesehatan, yaitu mengusir angin di tubuh.

Nek Aisyah (70) tahun, warga Peulanggahan, Kecamatan Kutaraja ini mengaku diwarisi resep dari sang nenek.

Untuk proses pengolahannya, perempuan asal Pidie ini dibantu oleh anaknya, Asna.

Baca: ‘Sambai oen Peugaga’, Lalapan Unik dari 44 Jenis Daun

Baca: VIDEO - Kasus Nelayan Hilang, Rahmawati Tak Kuasa Menjawab Pertanyaan Empat Anaknya

Menggunakan daun pegagan sebagai bahan utama dan lainnya, daun-daun itu diiris tipis.

Irisan bawang merah, serai, dan bungong kala hadir sebagai taburan.

Sementara bumbu utama adalah kelapa gonseng atau serundeng, yang telah dicampur dengan bumbu lainnya dan ditumbuk dengan menggunakan lesung.

Untuk menjaga citarasa, bahan-bahan yang telah disiapkan tersebut baru diaduk saat hendak dijual.

Dijual seharga Rp 5 ribu per porsi, dalam sehari Nek Aisyah mengaku bisa meraup laba kotor Rp 400 ribu.

Setidaknya, sambai oen peugaga mempunyai rasa pedas, sepat, sekaligus gurih di lidah.

NARATOR: ILHAM

EDITOR: HARI MAHARDHIKA

Penulis: Nurul Hayati
Editor: Amirullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved