China Akan Jadi Pemenang Sejati Jika Perang AS-Iran Terjadi

Bahkan AS juga telah menyiapkan rencana untuk mengerahkan hingga 120.000 pasukan ke wilayah tersebut.

China Akan Jadi Pemenang Sejati Jika Perang AS-Iran Terjadi
AFP
Presiden China Xi Jinping. 

SERAMBINEWS.COM - Hubungan AS dan China terus memburuk.

Dalam beberapa minggu terakhir saja, perundingan perdagangan keduanya telah gagal.

Presiden AS Donald Trump telah menaikkan tarif barang-barang dari China, dan bahkan memerintahkan untuk membuat ponsel Huawei buatan China sebagai daftar hitam dari pembelian teknologi AS.

Di satu sisi AS mempersiapkan diri untuk menghadapi perang dagang dengan saingan terberatnya yakni China, di sisi lain AS juga harus memikirkan cara untuk mengalahkan ancaman dari Iran.

Beberapa hari terakhir, pemerintah AS mengerahkan sebuah kapal induk dan bomber B-52 ke Teluk Persia sebagai reaksi atas apa yang AS katakan sebagai ancaman Iran.

Baca: Aksi terkait Referendum di Lhokseumawe Batal Digelar, Ini Pernyataan Ketua LMND

Baca: Yunardi Natsir: Daripada Referendum, Lebih Baik Aceh Dimekarkan

Bahkan AS juga telah menyiapkan rencana untuk mengerahkan hingga 120.000 pasukan ke wilayah tersebut.

Dilansir dari National Interest, meskipun krisis saat ini tampaknya merupakan hasil dari kecerdasan yang disalahtafsirkan, AS tetap didorong ke arah perang oleh obsesi irasional yang sudah berjalan lama dengan Iran.

Hal ini mendominasi pikiran beberapa penasihat terdekat Trump, yakni Penasihat Keamanan Nasional John Bolton dan Sekretaris Negara Mike Pompeo.

Obsesi ini tidak masuk akal karena, walaupun perang semacam itu mungkin menguntungkan beberapa sekutu AS di Timur Tengah, yakni Arab Saudi, perang itu tidak akan menghasilkan apa-apa bagi posisi global jangka panjang AS.

Ketika AS mengincansi Irak pada tahun 2003, kepemimpinan China mulai muncul dan mulai bicara tentang 'masa peluang strategis' yang mengejutkan selama dua dekade.

Halaman
123
Editor: Amirullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved