Anggota DPRA Soroti Pembelian Sepeda Motor Penghulu Kute Gunakan Dana Desa

Pembelian sepeda motor bagi Penghulu Kute tersebut bentuk pemborosan anggaran rakyat

Anggota DPRA Soroti Pembelian Sepeda Motor Penghulu Kute Gunakan Dana Desa
Acehselatan.com
Ilustrasi 

Anggota DPRA Soroti Pembelian Sepeda Motor Penghulu Kute Gunakan Dana Desa

Laporan Asnawi Luwi | Aceh Tenggara

SERAMBINEWS.COM, KUTACANE - Anggota DPRA dari Partai Aceh dari daerah pemilihan (Dapil 8) Aceh Tenggara-Gayo Lues, Yahdi Hasan, menyoroti pembelian sepeda motor bagi Penghulu Kute yang menggunakan dana desa puluhan juta rupiah perdesanya.

" Jangan terkesan dipaksakan dengan kehendak kelompok tertentu demi menginginkan kehendaknya," ujar Yahdi Hasan kepada Serambinews.com, Kamis (30/5/2019).

Kata dia, pembelian sepeda motor bagi Penghulu Kute menggunakan dana desa harus sesuai aturan yang berlaku agar jangan menjadi persoalan di kemudian hari.

Baca: Tim Relawan Haji Uma Santuni 116 Anak Yatim

YAHDI HASAN, Anggota DPRA
YAHDI HASAN, Anggota DPRA (IST)

Pembelian sepeda motor bagi Penghulu Kute tersebut bentuk pemborosan anggaran rakyat.

Apakah pengajuan penganggaran dana desa digunakan untuk membeli sepeda motor bagi Penghulu Kute sudah melalui proses musyawarah dengan semua tokoh dan perangkat desa.

Termasuk dilengkapi notulen rapat di desa masing-masing dan memang masuk dalam Musrembang Desa, Kecamatan dan kabupaten.

"Jangan terkesan program dipaksakan kebendak oleh keinginan kelompok tertentu, demi mendapatkan sesuatu yang haknya orang banyak. APBDes adalah hak bersama rakyat apalagi dana desa telah diatur penggunaannya oleh UU untuk mensejahterakan perekonomian masyarakat dan pembangunan serta pendidikan dan hal lainnya untuk kepentingan masyarakat umum," ujarnya.

Baca: Pemerintah Aceh Salurkan Insentif Perdana Bagi 13 Ribu Lebih Guru dan Tendik

Menurut dia, seharusnya Penghulu Kute menggunakan dana desa mengacu kepada Permendes nomor
16 tahun 2018 tentang prioritas penggunaan dana desa tahun 2019.

"Kalau petunjuk ini diikuti, saya rasa dana desa tepat sasaran dan tidak menimbulkan masalah dan pasti berpihak kepada kepentingan umum dari pada kepentingan pribadi," ujar Yahdi Hasan yang juga warga Agara.(*)

Penulis: Asnawi Luwi
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved