Kepala BNN Aceh Imbau Khatib Masukan Materi Bahaya Narkoba saat Sampaikan Khutbah Idul Fitri

Mari kita lawan, memutuskan mata rantai peredaran narkoba serta kita gaungkan gerakan bersama untuk menjauhi dan lawan narkoba

Kepala BNN Aceh Imbau Khatib Masukan Materi Bahaya Narkoba saat Sampaikan Khutbah Idul Fitri
SERAMBITV.COM
Kepala BNN Aceh, Brigjen Pol Drs Faisal Abdul Naser 

Kepala BNN Aceh Imbau Khatib Masukan Materi Bahaya Narkoba saat Sampaikan Khutbah Idul Fitri

Laporan Misran Asri | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Aceh, Brigjen Pol Drs Faisal Abdul Naser MH, mengimbau sekaligus meminta para khatib Idul Fitri yang mengisi khutbah untuk menyampaikan materi 'Bahaya Narkoba yang Membidik Aceh'.

Muatan pesan untuk menyampaikan bahaya narkoba agar diakomodir oleh setiap khatib Idul Fitri, mengingat narkoba di Aceh sudah sangat-sangat memprihatinkan.

Aceh darurat narkoba, Aceh menjadi jalur masuk dan sekarang Aceh dalam target peredaran narkoba yang sudah masuk ke pelosok-pelosok desa dan merambah ke semua kalangan, mulai anak-anak sampai petani.

Baca: Dua Kandang Ayam Terbakar di Limpok Aceh Besar, Petugas Kerahkan Tiga Pemadam

"Kondisi ini sudah sangat-sangat memprihatinkan. Mari kita lawan, memutuskan mata rantai peredaran narkoba serta kita gaungkan gerakan bersama untuk menjauhi dan lawan narkoba," ungkap jenderal bintang satu ini kepada Serambinews.com, Sabtu (1/4/2019).

Terkait pengharapan Kepala BNN Aceh agar para khatib Idul Fitri yang akan mengisi tausyiah bisa menyelipkan pesan 'bahaya narkoba', pihaknya telah melayangkan surat secara resmi kepada Kanwil Kemenag Aceh.

Lalu, surat bertanggal 20 Mei 2019 itu juga dikirimkan ke MPU Aceh, Kadis Syariat Islam dan Kadis Dayah dan Pendidikan Aceh.

Menurut Kepala BNN Aceh ini, narkoba yang sudah merambah remaja usia produktif, mulai pelajar SMP, siswa SMA dan mahasiswa serta semua kalangan berlatar status sosial dan semua pekerjaan.

Baca: Link Live Streaming Final Liga Champions Liverpool vs Tottenham Hotspur, Tanding Pukul 02.00 WIB

"Data pengguna narkoba dari tahun 2014 sampai 2017 sudah mencapai 97 ribu jiwa. Jumlah fantastis itu, sungguh miris dan membuat kami sangat khawatir tentang masa depan generasi Aceh khususnya dan Indonesia pada umumnya. Mulai sekarang, kita harus terus melawan bersama-sama bahaya narkoba ini," ungkap perwira tinggi, pria kelahiran Medan, 23 Oktober 1961 silam ini.

Perwira Akpol 1984 ini pun mengungkapkan terkait surat permohonan dan permintaan agar khatib Idul Fitri dapat menyisipkan pesan 'Aceh Darurat Narkoba' telah mendapat tanggapan MPU Kota Sabang.

Di dalam surat balasan yang ikut ditujukan kepada BNN Aceh ini, ikut disebarluaskan kepada semua khatib yang akan mengisi tausyiah Idul Fitri.

"Apresiasi kami yang tak terhingga dan kami harapkan langkah ini juga diikuti oleh seluruh khatib yang mengisi khutbah Idul Fitri. Karena, semakin banyak kita melakukan langkah pencegahan (preventif), maka ruang gerak para bandar narkoba akan semakin sempit. Insya Allah, niat tulus kita ini bertujuan menyelamatkan generasi Aceh agar terbebas dari pengaruh dan bahaya narkoba," pungkas jenderal bintang satu ini.(*)

Baca: Terkait Ancaman Menkopolhukam akan Proses Hukum Mualem, Begini Tanggapan Tiyong

Penulis: Misran Asri
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved