Aceh Barat ‘Booming’ Plt

Jumlah kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) Aceh Barat yang dijabat Pelaksana Tugas (Plt)

Aceh Barat ‘Booming’ Plt
Ramli MS, Bupati Aceh Barat

* 12 SKPK tanpa Kepala Definitif

MEULABOH - Jumlah kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) Aceh Barat yang dijabat Pelaksana Tugas (Plt) dilaporkan terus bertambah. Berdasarkan informasi yang didapat Serambi, jumlah terbaru kini sudah mencapai 12 SKPK. Membengkaknya kadis berstatus Plt diduga dampak dari proses pelelangan jabatan yang mandek.

Informasi terbaru menyebutkan, SKPK teranyar yang kepalanya berstatus Plt adalah Bappeda, yang sebelumnya dijabat Said Fauzi MSi, namun kini dia dimutasi menjadi staf biasa di Dinas Sosial setempat. Berikutnya, Kadis Transmigrasi dan Tenaga Kerja, di mana pejabat lama dilantik menjadi Staf Ahli Bupati sehingga diisi Plt oleh Sekdis. Sedangkan, untuk Dinas Perdagangan yang sebelumnya dijabat Plt, kini sudah dilantik kadis definitif pada mutasi, Senin lalu.

Info lainnya mengungkapkan, ada beberapa kepala SKPK dijabat Plt sudah setahun lebih karena belum diisi oleh pejabat definitif. padahal, Bupati Aceh Barat, Ramli MS, beberapa bulan lalu, pernah membuka lelang jabatan untuk 8 SKPK. Tapi, lelang pejabat eselon II ini minim pendaftar sehingga kelanjutan prosesnya masih mengambang. Lelang jabatan 8 SKPK itu merupakan lanjutan dari lelang tahap pertama untuk 25 jabatan. Hanya saja, 5 dari 25 SKPK itu tidak dilantik meski sudah lolos seleksi tiga besar.

Sementara itu, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Aceh Barat, T Fadli SE saat dikonfirmasi Serambi, kemarin, menjelaskan, pemkab sudah merencanakan akan melelang kembali 8 jabatan kepala SKPK setelah Lebaran Idul Fitri 1440 Hijriah. “Sudah ada persetujuan dari pusat. Rencana kami lelang setelah Lebaran ini,” ucapnya.

Ia menjelaskan, lelang jabatan pejabat eselon II itu sudah pernah dilakukan pihaknya, beberapa bulan lalu. Terhadap kenapa sejumlah kepala SKPK masih diisi oleh Plt, menurut T fadli, hal itu terjadi karena pemkab masih menunggu proses pelelangan jabatan. “Karena sesuai aturan, saat ini untuk mengisi jabatan eselon II harus melalui proses pelelangan,” tukasnya.(riz)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved