Arianto Gabung ke Persita

Mantan penyerang Aceh United Football Club (AUFC), Arianto dipastikan merumput bersama Persita Tangerang

Arianto Gabung ke Persita
IST
Arianto

BANDA ACEH - Mantan penyerang Aceh United Football Club (AUFC), Arianto dipastikan merumput bersama Persita Tangerang pada Liga 2 Indonesia Musim 2019. Kepastian itu diperoleh setelah tukang gedor yang memiliki tinggi badan 180 cm dan berat badan 73 kg ini menandatangani kontrak dengan manajemen Pendekar Cisadane--julukan Persita--di markas klub tersebut, Selasa (28/5) sore.

Bergabungnya pemain yang musim lalu masuk dalam enam besar topskor Liga 2 dengan torehan 10 gol ke skuad besutan pelatih sarat pengalaman, Widodo Cahyono Putro, tersebut tidak lepas dari hasil mediasi dan negosiasi yang dilakukan Anggota Exco PSSI Aceh, H Ade Zufadhli dengan manajemen Persita. Selama satu musim ke depan, Arianto bersama Aldy Al Achya dkk akan memperkuat barisan penyerang tim yang bermarkas di Stadion Benteng Taruna, Tangerang, Banten tersebut.

“Alhamdulillah, Arianto sudah teken kontrak dengan Persita pada Selasa (28/5) sore,” ujar Ade Zulfadli kepada Serambi, via telepon selulernya, Rabu (29/5) malam. Ia mengaku bangga ada pemain Aceh yang bisa tampil bersama salah satu kesebelasan yang sudah punya nama di kancah sepak bola nasional seperti Persita. Ade juga berharap ke depan lebih banyak lagi pemain Aceh yang bisa memperkuat tim luar daerah dan tak tertutup kemungkinan klub luar negeri seperti di Malaysia. “Kalau ada peluang saya siap memfasilitasi,” ujarnya.

Ditanya berapa nilai kontrak yang diterima Arianto, Ade yang juga mantan punggawa Persiraja Banda Aceh ini, memberi jawaban secara diplomatis. “Nilai kontraknya tidak besar, tapi sudah lumayan. Yang pasti, jumlahnya lebih besar dari beberapa klub yang sebelumnya pernah melakukan pendekatan dengan Arianto,” ungkap Zulfadhli seraya menyatakan di Persita juga ada dua pemain yang musim lalu membela klub Liga 2 di Aceh, yaitu Zikri Akbar (Aceh United Football Club) dan Asep Budi Santoso (Persiraja).

Selain gaji, sebut Ade, dalam kontrak yang ditandatangani Arianto itu juga dicantumkan klausul tentang pemberian bonus kepada pemain setiap kali timnya meraih kemenangan. “Jika menang di kandang, pemain utama Persita menerima bonus Rp 1,5 juta dan pemain cadangan Rp 1 juta. Sedangkan jika menang atau seri pada pertandingan tandang, pemain utama akan menerima bonus Rp 3 juta dan pemain cadangan 2 juta,” rincinya. Ditambahkan, Arianto juga menerima akomodasi yaitu tinggal di The Medina Apartement, Kelapa Dua, Tangerang.

Dengan kemampuan yang pengalaman yang dimiliki pemain kelahiran Blang Dalam (Makmur) 11 Agustus 1991 ini, Ade yakin Arianto akan bisa berbuat maksimal untuk membantu Persita mewujudkan targetnya menuju Liga 1 pada musim depan. Terlebih lagi, sambung Ade, skuad berkostum ungu-ungu ini dalam menghadapi Liga 2 Musim 2019 diperkuat sejumlah pemain berkualitas semisal Ade Jantra, Egi Melgiansyah, Habibi, Chandra Waskito, Diego Bawono, Ikhwan Azka Wibowo, dan Rifki Mantovani.

Ade berharap Arianto dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk menunjukkan bahwa dirinya bisa bersaing dengan pemain dari berbagai daerah lain di Indonesia yang masuk dalam skuad Persita. “Kita juga berharap Arianto bisa belajar lebih dari banyak dari pelatih berkelas nasional, Widodo Cahyono Putro, yang menangani Persita bersama dua asistennya Wiganda Saputra dan Ilham Jaya Kesuma,” harap Ade Zulfadhli.

Untuk diketahui, Arianto memulai karier sepak bola di Tim Popda Bireuen pada tahun 2010. Ia pernah tampil bersama Bireuen United, Persikaba, PSSB Bireuen, PS Pidie Jaya, dan terakhir memperkuat Aceh United di Liga 2 Indonesia. Dalam kariernya, Arianto juga pernah mendapat gelar pribadi seperti topskor Liga 3 Musim 2017 dengan delapan gol dan menjadi juara Liga 3 bersama Aceh United, serta topskor Aceh United dengan raihan 10 gol dan masuk dalam enam besar topskor Liga 2 Musim 2018.

Arianto yang dimintai komentarnya oleh Serambi, kemarin, mengatakan, Persita Tangerang merupakan tim besar dengan target Liga 1 pada musim depan. Jadi, menurut Arianto, ini adalah kesempatan dirinya berkarier lebih baik lagi di dunia sepak bola. “Saya keluar dari Aceh karena saya suka tantangan dan persita memberi hal tersebut yaitu target Liga 1. Jadi, saya sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari Persita,” ujar mantan pemain PSSB Bireuen itu.

Arianto mengungkapkan, ia datang ke Persita bukan dari nama besar dirinya. Tapi, ia datang ke tim besar dengan sejarah dan nama besar juga termasuk target ke Liga 1. “Ini kesempatan, karena itu saya akan berusaha dan berdoa semoga bisa memberikan yang terbaik untuk Persita. Semoga Allah SWT meridhainya,” jelas Arianto seraya berharap doa dan dukungan dari masyarakat Aceh agar ia bisa tampil maksimal bersama Persita.

Ditanya soal target, Arianto menyatakan, dirinya pasti ingin mencetak banyak gol. Sebab, menurutnya, gol adalah tujuan dari pemain yang berposisi sebagai striker seperti dirinya. “Tapi, yang paling penting adalah Persita bisa menang. Siapa pun yang mencetak gol tetap Persita yang mnang. Semoga saya bisa melebihi dari tahun lalu,” pungkasnya.(jal)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved