Selama Puasa E-Parking Beroperasi Sore Hari

Electonic parking (e-parking) atau sistem parkir elektronik di Jalan T Panglima Nyak Makam, Banda Aceh

Selama Puasa E-Parking Beroperasi Sore Hari
MUZAKIR TULOT

BANDA ACEH - Electonic parking (e-parking) atau sistem parkir elektronik di Jalan T Panglima Nyak Makam, Banda Aceh, baru optimal beroperasi pada sore atau menjelang buka puasa.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banda Aceh, Drs Muzakkir Tulot MSi didampingi Kabid Perparkiran Aqil Perdana Kusuma SH MH mengatakan selama puasa terlihat penurunan pengunjung yang masuk ke areal e-parking. Pasalnya, selama puasa, warung-warung di sekitar lokasi e-parking banyak yang memilih tutup.

“Jelang buka puasa pengunjung baru ramai masuk ke areal e-parking. Tidak ada kendala selama ini dengan e-parking, hanya saja terjadi penurunan selama bulan puasa. Insya Allah, setelah itu akan normal kembali,” kata Aqil kepada Serambi, Sabtu (1/6).

Bahkan, menurut Aqil, di areal e-parking yang terdiri 28 ruko yang menjadi lokasi parkir percontohan Banda Aceh itu, telah mulai disempurnakan. “Kalau sebelumnya pintu masuknya agak miring, tapi sekarang sudah dirapikan, sehingga semakin memudahkan pengunjung untuk masuk ke areal e-parking, baik yang menggunakan sepeda motor maupun mobil,” ungkap Aqil.

Bukan hanya itu saja, lanjut Aqil, di pintu masuk portal elektrik e-parking tersebut telah ditambahkan palang rambu-rambu hati-hati dan itu semakin memudahkan pengguna jalan masuk ke areal tersebut. “Untuk mesin e-parkingnya alhamdulillah, sama sekali nggak ada kendala. Hanya saja, selama ini baru dibuka pada jelang sore hari,” ungkap Aqil.

Malah, tambah Aqil, ada wacana dari Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh, untuk menambah areal e-parking di sepanjang jalan yang sama. Namun, sejauh mana sudah progres dan realisasi atas wacana tersebut, Kabid Perparkiran Dishub Kota Banda Aceh ini mengaku tidak begitu tahu. “Kalau saya tidak salah ada lima titik lagi areal e-parking yang akan dibuka di sepanjang jalan tersebut. Tapi, saya tidak tahu sejauh mana realisasinya,” sebut Aqil.

Untuk tarif kendaraan roda empat dan dua tetap sama, ujar Aqil. “Rp 2.000 untuk mobil dan Rp 1.000 untuk sepeda motor Rp 1.000 dan tidak berlaku kelipatan,” demikian Kabid Perparkiran Dishub Kota Banda Aceh, Aqil Perdana Kusuma.(mir)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved