3.437 Napi Dapat Remisi Idulfitri

Sebanyak 3.437 narapidana (napi) yang saat ini ditahan di lembaga pemasyrakatan (LP), rumah tahanan negara

3.437 Napi Dapat Remisi Idulfitri
IST
MEURAH BUDIMAN, Kadiv PAS Kanwil Kemenkumham Aceh

* 22 Orang Langsung Bebas

BANDA ACEH - Sebanyak 3.437 narapidana (napi) yang saat ini ditahan di lembaga pemasyrakatan (LP), rumah tahanan negara (rutan), serta cabang rutan di seluruh Aceh mendapat remisi atau pengurangan masa hukuman dalam rangka Hari Raya Idulfitri 1440 Hijriah tahun 2019. Dari jumlah tersebut, sebanyak 22 napi dinyatakan langsung bebas setelah mendapat remisi pekan ini.

Informasi tersebut disampaikan Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadiv PAS) Kanwil Kemenkumham Aceh, Drs Meurah Budiman SH kepada Serambi, Sabtu lalu.

Menurutnya, 3.437 napi yang mendapat remisi itu tertuang dalam Keputusan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor PAS-561.PK.01.01.02 Tahun 2019 tentang Pemberian Remisi Khusus Idulfitri 1440 H Tahun 2019.

“Jumlah warga binaan LP, rutan, cabang rutan di Aceh yang sudah mendapat persetujuan perolehan remisi khusus sebanyak 3.437 napi dengan rincian 3.415 napi mendapat remisi khusus I (belum bebas) dan 22 napi mendapat remisi khusus II (bebas karena mendapat remisi),” kata Meurah Budiman.

Dia mengatakan, usulan remisi khusus Idulfitri tahun 2019 dari Aceh sebanyak 4.238 napi, tapi namun yang disetujui dan dikeluarkan SK remisinya hanya 3.437 napi. “Sedangkan yang belum turun persetujuan remisi khusus sebanyak 801 orang. Itu masih dalam proses verifikasi data atau syarat administrasi di Kantor Direktorat Jenderal Pemasyarakatan untuk diajukan kepada Menteri Hukum dan HAM,” katanya.

Adapun syarat administrasi yang harus diajukan untuk mendapat remisi katanya, antara lain, surat penahanan dari kepolisian dan surat justice collaborator (JC) dari instansi penegak hukum lainnya yang terkait engan PP Nomor 99 Tahun 2012.

Adapun 22 napi yang bebas setelah mendapat pemberian remisi khusus (RK II) Idulfitri tahun 2019 masing-masing dari Cabang Rutan Kota Bakti dua orang, Idi satu orang, Lhoknga satu orang, Lhoksukon satu orang, Rutan Banda Aceh dua orang, Tapaktuan satu orang, Sigli satu orang.. “Selanjutnya dari LP Banda Aceh tiga orang, Lhokseumawe dua orang, Kualasimpang tiga orang, Kutacane satu orang, Meulaboh dua orang, Blangpidie satu orang, dan LPKA Banda Aceh satu orang,” rinci Meurah Budiman. (dan)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved