Info Singkil

Besok, Kapal Roro Tujuan Pulau Banyak Aceh Singkil Masih Berlayar

"Alhamdulillah (transportasi) masih terkendali, baik tujuan Pulau Banyak atau Pulau Banyak Barat, Simeulue maupun Gunung Sitoli,"

Besok, Kapal Roro Tujuan Pulau Banyak Aceh Singkil Masih Berlayar
FOR SERAMBINEWS.COM
Kepala Dinas Perhubungan Aceh Singkil, Edi Hartono (tiga kiri) memantau moda transportasi kapal tradisional tujuan Pulau Banyak, di Dermaga Jembatan Tinggi Pulau Sarok, Aceh Singkil, Senin (3/6/2019) 

Besok, Kapal Roro Tujuan Pulau Banyak Aceh Singkil Masih Berlayar

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Penumpang tujuan Pulau Banyak, dari Pelabuhan Penyeberangan Aceh Singkil, di Pulau Sarok, Singkil, masih bisa memanfaatkan moda transportasi kapal roro KM Teluk Singkil besok, Selasa (4/6/2019).

Sedangkan kapal tradisional hari ini terakhir beroperasi, kecuali pada Rabu (5/6/2019) ada satu unit yang berlayar ke Pulau Banyak.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Aceh Singkil, Edi Hartono, usai memantau moda transportasi kapal tradisonal Singkil-Pulau Banyak, di Dermaga Jembatan Tinggi Pulau Sarok, Senin (3/6/2019).

Baca: Pemkab Aceh Singkil Peringati Hari Lahir Pancasila

Baca: Empat Mobil Pemkab Abdya Terbakar, Terparkir di Belakang Kantor Bupati

"Alhamdulillah (transportasi) masih terkendali, baik tujuan Pulau Banyak atau Pulau Banyak Barat, Simeulue maupun Gunung Sitoli," kata Edi.

Edi menjelaskan kapal roro KM Teluk Singkil, pada lebaran pertama dan kedua libur.

Kemudian kembali beroperasi mulai Jumat (7/6/2019) dari Pulau Banyak ke Singkil pulang pergi sampai tanggal 9 Juni.

"Kapal tradisional hari ini terakhir mereka operasi, sedangkan kapal roro besok terakhir ke Pulau Banyak. Untuk kapal tradisional infonya hari Rabu ada satu kapal yang ke Pulau. Sedangkan kapal roro lebaran pertama dan kedua off di Pulau Banyak. Sesuai schedule angkutan lebaran yang kami terima," jelas Edi.(*)

Baca: Pemkab Aceh Singkil Pertahankan Predikat WTP, Pertama Kali dalam Sejarah

Baca: Tragedi Tiananmen - Massa yang Protes Pemerintah China Dibubarkan Hingga Berujung Pembantaian

Penulis: Dede Rosadi
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved